Surabaya, potretrealita.com — Komitmen memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata kembali ditunjukkan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Tambakrejo, Kota Surabaya. Fasilitas kesehatan tingkat pertama ini dengan sigap melayani warga yang datang untuk mengakses fasilitas kesehatan, meskipun tercatat memiliki domisili atau ber-KTP asal Kabupaten Gresik, Rabu (30/9/2026).
Langkah responsif ini menjadi bukti bahwa aspek kemanusiaan dan kegawatdaruratan atau kebutuhan medis dasar tetap menjadi prioritas utama tanpa harus terbentur sekat administratif wilayah.
Peristiwa ini bermula ketika seorang warga bernama Akivah, yang tercatat sebagai penduduk ber-KTP Gresik, mendatangi Puskesmas Tambakrejo untuk mendapatkan penanganan medis. Meski berdomisili di luar wilayah administratif Kota Surabaya, jajaran tenaga kesehatan dan petugas pelayanan di Puskesmas Tambakrejo tetap menerima, memproses, serta memberikan pelayanan medis dengan profesional tanpa ada pengecualian maupun prosedur yang berbelit-belit.
”Prinsip utama kami di bidang kesehatan adalah keselamatan dan penanganan cepat bagi siapapun yang membutuhkan. Selama warga datang dengan iktikad berobat dan memenuhi prosedur umum yang berlaku, kami akan berikan pelayanan terbaik,” ujar salah satu perwakilan petugas pelayanan Puskesmas Tambakrejo.
Tindakan humanis ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat sekitar.
Kebijakan pelayanan yang tidak diskriminatif ini sejalan dengan semangat transformasi layanan primer kesehatan yang digencarkan oleh Kementerian Kesehatan RI maupun pemerintah daerah, di mana akses kesehatan yang mudah, cepat, dan merata wajib dirasakan oleh seluruh masyarakat, lintas batas administratif.
Melalui kejadian ini, Puskesmas Tambakrejo yang terletak di Jalan Ngaglik Nomor 87, Kecamatan Simokerto, kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan mutu pelayanan prima, responsif, serta menjunjung tinggi profesionalisme demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. (Mul)











