Bangkalan, Potretrealita.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di jalur akses Jembatan Suramadu, Jumat (03/07) sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa ini melibatkan lima kendaraan dan menelan korban dua orang meninggal dunia di lokasi, serta lima lainnya mengalami luka-luka.
Insiden bermula ketika bus Mandala Putra bernopol M 7537 UA yang dikemudikan AS melaju dari arah Surabaya menuju Bangkalan. Bus tersebut lebih dulu menabrak sepeda motor Honda Vario bernopol W 2201 ZO yang dikendarai pasangan suami istri, MJ dan UM. Setelah itu, bus terus melaju menghantam Toyota Avanza bernopol N 1890 NB yang dikemudikan MZ, lalu menabrak truk bernopol W 9042 PC yang dikemudikan SW, serta truk Fuso bernopol N 9144 UF yang dikemudikan NH.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan Ipda Akhmad Jauhari, hasil olah TKP menunjukkan dugaan kuat bahwa pengemudi bus mengalami microsleep. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya bekas pengereman di lokasi kejadian. “Dugaan kami karena microsleep, namun masih akan kami dalami dengan memeriksa saksi-saksi,” ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Petugas sempat kesulitan karena ada korban yang terjepit di bawah bus dan beberapa kendaraan dalam posisi terbalik. Selama evakuasi, arus lalu lintas di jalur Suramadu melambat sehingga dilakukan pengalihan arus. “Memang ada perlambatan, tapi sudah kami lakukan pengalihan arus,” tambahnya.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor MJ (46) dan penumpangnya UM (40), warga Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, lima penumpang Toyota Avanza asal Jember mengalami luka ringan, yakni SR (75), SM (75), HN (60), KG (60), dan RZ (30). Seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis. (Mul)











