Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 29 Mei 2026 14:44 WIB ·

Ampenang Bersholawat di Sampang, Ribuan Jamaah Padati Haul Buyut Ampenang Bersama Habib Muchsin Al Hamid


 Ampenang Bersholawat di Sampang, Ribuan Jamaah Padati Haul Buyut Ampenang Bersama Habib Muchsin Al Hamid Perbesar

Sampang, Potretrealita.com – Madura kembali meneguhkan jati dirinya sebagai tanah yang kaya akan tradisi keagamaan. Pada Jumat (29/5/2025), Majlis As‑Syabab menggelar acara Ampenang Bersholawat dalam rangka memperingati Haul Buyut Ampenang dan para sesepuh di Rapadaya Omben, Sampang, Madura.

Acara ini menghadirkan ulama kharismatik, Habib Muchsin Al Hamid, yang memimpin lantunan sholawat bersama ribuan jamaah. Kehadiran beliau menambah khidmat suasana, sekaligus menjadi magnet spiritual bagi masyarakat yang haus akan siraman rohani.

Haul bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bagian dari tradisi panjang masyarakat Madura dalam menghormati leluhur dan sesepuh. Melalui haul, masyarakat diajak mengenang jasa para pendahulu yang telah menanamkan nilai‑nilai Islam, sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga.

Di Madura, haul sering menjadi momentum silaturahmi besar. Warga dari berbagai daerah berkumpul, membawa semangat kebersamaan, dan menjadikan acara ini sebagai ruang untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah. Tradisi ini juga menjadi sarana pendidikan budaya bagi generasi muda agar tidak tercerabut dari akar sejarahnya.

Lantunan sholawat yang menggema sepanjang acara mencerminkan kecintaan masyarakat Madura kepada Rasulullah SAW. Bersholawat bukan hanya ekspresi religius, tetapi juga simbol identitas spiritual yang melekat dalam kehidupan sehari‑hari.

“Bersholawat adalah bentuk cinta kita kepada Nabi Muhammad sekaligus penghormatan kepada para sesepuh yang telah menjaga tradisi ini,” ujar salah satu pengurus Majlis As‑Syabab.

Tokoh masyarakat Madura, Abdul. Hasan menegaskan bahwa acara seperti ini memiliki makna mendalam bagi warga. “Haul bukan hanya mengenang, tetapi juga mengikat kembali tali silaturahmi. Tradisi ini adalah benteng budaya Madura yang harus dijaga agar generasi muda tetap mengenal akar spiritualnya,” ungkapnya.

Sementara itu, tokoh pemuda setempat, Abdul Rahman, menambahkan: “Ampenang Bersholawat menjadi bukti bahwa masyarakat Madura masih teguh menjaga warisan leluhur. Kami berharap kegiatan ini terus berlangsung setiap tahun sebagai pengingat bahwa agama dan budaya berjalan beriringan.”

Selain dimensi spiritual, Ampenang Bersholawat juga memiliki makna sosial yang kuat. Acara ini menjadi wadah mempertemukan berbagai lapisan masyarakat, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas Madura.

Dengan nuansa religius dan budaya yang kental, Ampenang Bersholawat diharapkan mampu memperkokoh nilai‑nilai kebersamaan, memperkuat tradisi keagamaan, serta menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjaga warisan spiritual Madura. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bermodal Bukti QRIS Palsu dari Aplikasi AI, AY Gondol Uang Toko hingga Jutaan Rupiah

29 Mei 2026 - 13:35 WIB

Modus COD Berujung Curanmor, Pelaku Dibekuk Polisi di JLU Lamongan

29 Mei 2026 - 13:31 WIB

Terbongkar! Pimpinan Ponpes di Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli dan Hamili Puluhan Santriwati Selama 17 Tahun

28 Mei 2026 - 18:16 WIB

Polsek Gresik Kota Ringkus Dua Pelaku Curanmor dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

28 Mei 2026 - 18:11 WIB

Qurban Sapi 600 Kilogram, Keluarga Syaiful Bahri dan Hari Cahyono Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha

28 Mei 2026 - 18:02 WIB

Sindikat Pemalsuan STNK Dibongkar, Polisi Sita Ratusan Dokumen dan Kendaraan Bodong

27 Mei 2026 - 14:25 WIB

Trending di Kriminal
error: Content is protected !!