Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Internasional · 23 Mei 2026 11:49 WIB ·

7 Pasien Kabur Dengan Merusak Jendela Kamar Mandi, Ini Langkah Panti Rehabilitasi Narkoba Rumah Kita


 7 Pasien Kabur Dengan Merusak Jendela Kamar Mandi, Ini Langkah Panti Rehabilitasi Narkoba Rumah Kita Perbesar

Surabaya, potretrealita.com – Kejadian tidak terduga terjadi di panti rehabilitasi narkoba Rumah Kita yang berlokasi di Ngagel Surabaya. Pada hari Kamis, tanggal 21 Mei 2026, terdapat 7 pasien yang tiba – tiba kabur menjebol jendela kamar mandi.

Kejadian tersebut diketahui oleh staff panti rehabilitasi narkoba Rumah Kita uang bernama Bimo saat melakukan ronda malam. Saat menghitung jumlah pasien, diketahui ada yang kurang. Sehingga staff melakukan pengecekan keseluruh ruangan.

Setelah mengecek kamar mandi, baru diketahui bahwa jendela kamar mandi telah sengaja dirusak. Diduga jendela tersebut menjadi akses 7 pasien untuk kabur.

Pendik selaku pengelola panti rehabilitasi narkoba Rumah Kita menjelaskan bahwa setelah mengetahui adanya pasien yang kabur, staff langsung mengumpulkan sisa pasien dalam satu tempat.

“Tujuannya yakni, untuk mendata pasien yang masih ada dan pasien yang kabur. Selanjutnya Bimo langsung melakukan laporan ke saya,” jelas Pendik.

Selanjutnya, staff menghubungi pihak keluarga pasien yang telah kabur untuk membawa pasien kembali ke Panti Rehabilitasi Rumah Kita guna melanjutkan program rehabilitasi agar terlepas dari pengaruh narkoba.

“Kami sudah bicarakan baik – baik dengan pihak keluarga pasien. Kami memberikan waktu 2 X 24 jam untuk mereka kembali ke panti rehabikitasi. Jika memang tidak mau kembali, maka kami akan melaporkan kepada penyidik selaku perujuk serta akan melaporkan kejadian pengerusakan tersebut ke kantor polisi,” ungkapnya.

“Alhamdulillahnya, pihak keluarga juga menyambut dengan baik. Dan berjanji apabila pasien pulang kerumah, akan segera dibawa kembali kesini (Panti Rehabilitasi Narkoba Rumah Kita),” ulasnya.

Ia merasa heran apa yang melatar belakangi 7 pasien tersebut kabur. Padahal, tujuan mereka direhabilitasi guna menyelamatkan masa depan mereka sendiri agar terlepas dari pengaruh narkoba.

“Rata – rata pasien yang kabur, rekomendasinya paling lama 3 bulan. Dan terkait biaya untuk rehabilitasi, kami juga flexibel. Yang kami takutkan ada pasien yang melakukan provokasi. Sehingga yang lainnya ikut – ikutan. Jika mereka kembali, kami pasti merewat mereka dengan baik sesuai visi dan misi awal terbentuknya panti rehabilitasi ini,” pungkasnya. (SY41)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

LSM TRINUSA Ajukan Audiensi ke PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan Bahas Isu Dugaan Kebocoran PAD

9 Juli 2026 - 14:10 WIB

Polres Mojokerto Aktifkan ETLE, Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat Dalam Berkendara

9 Juli 2026 - 14:03 WIB

Kasus Narkotika di Sidoarjo Disorot, Keluarga Sampaikan Dugaan Permintaan Uang dan Penyetruman

9 Juli 2026 - 13:59 WIB

Wali Kota Surabaya Turun Tangan Usut Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Lahan di SWK Tambak Wedi

9 Juli 2026 - 13:53 WIB

Keputusan Dewan Pers Vs Satreskrim Polres Mojokerto, Perkara Mangkrak Lama Tanpa Kejelasan

9 Juli 2026 - 13:48 WIB

Pj Kades Patemon Klarifikasi Isu Bansos Beras dan ATM PKH, Sebut Tak Ada Kebijakan Bagi Rata

9 Juli 2026 - 06:36 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!