Surabaya, Potretrealita.com – Organisasi masyarakat Madura Asli (Madas) Sedarah melalui Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Wonokromo sukses menggelar kegiatan edukatif dan religi bertajuk “Cangkrukan Hukum & Sosialisasi Penanggulangan Bencana”, Minggu (10/5/2026) pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung hangat dengan mengusung semangat sinergi antara pemahaman hukum, kesiapsiagaan masyarakat, serta penguatan nilai spiritual.
Acara yang digelar di Surabaya tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Madas, Bung Tofik, SH., MH., sebagai bentuk dukungan penuh terhadap upaya mencerdaskan anggota dan masyarakat melalui kegiatan positif berbasis edukasi.
Turut hadir Bhabinkamtibmas Polsek Wonokromo yang menunjukkan sinergi nyata antara organisasi kemasyarakatan dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Kehadiran DPAC Simokerto juga mempertegas soliditas antar pengurus cabang Madas Sedarah dalam memperkuat persaudaraan dan kerja sama organisasi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi literasi hukum dan mitigasi bencana yang disampaikan oleh narasumber utama, Anang Kustyawan. Ia menjelaskan pentingnya kesadaran hukum bagi masyarakat sipil sekaligus langkah-langkah strategis dalam menghadapi potensi bencana.
Sementara itu, sesi religi diisi oleh KH. Safii, Al Haq, M.Ag., yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman masyarakat.
Konsep “Cangkrukan” yang diangkat dalam acara ini menghadirkan suasana dialog interaktif yang santai namun tetap berbobot. Para peserta terlihat aktif berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan sosial, hukum, hingga kebencanaan.
Ketua Umum Madas, Bung Tofik, SH., MH., menegaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan ruh dari organisasi Madas Sedarah.
“Madas bukan sekadar tempat berkumpul, tapi wadah belajar. Dengan paham hukum dan sigap bencana, kita menjaga martabat; dengan bershalawat dan menjaga ukhuwah, kita menjaga hati,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antaranggota DPAC, tokoh masyarakat, serta pihak kepolisian. (Mul)











