Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 29 Apr 2026 05:40 WIB ·

Pria Asal Sampang Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo Surabaya, Polisi Masih Buru Pelaku


 Pria Asal Sampang Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo Surabaya, Polisi Masih Buru Pelaku Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Aksi pembunuhan brutal kembali mengguncang Kota Surabaya. Seorang pria bernama Hasan (37), warga asal Dusun Pandan, Omben, Sampang, ditemukan tewas mengenaskan dengan luka sabetan senjata tajam di kawasan padat penduduk Jalan Sidotopo Sekolahan 2, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Rabu pagi (29/4/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di tengah permukiman warga sekitar pukul 07.30 WIB. Luka parah terlihat di sejumlah bagian tubuh, terutama di bagian punggung dan tubuh lainnya akibat sabetan senjata tajam, yang menyebabkan korban tewas di lokasi sebelum sempat mendapatkan pertolongan.

Peristiwa berdarah itu langsung memicu kepanikan warga sekitar. Lokasi kejadian yang berada di lingkungan padat penduduk mendadak dipenuhi warga yang penasaran melihat kondisi korban.

Mustofa, Ketua RT 16 RW 11 setempat, mengatakan suasana pagi yang awalnya tenang berubah menjadi kepanikan setelah warga mengetahui adanya korban pembunuhan.

“Kejadiannya sekitar pukul setengah delapan pagi. Warga langsung geger karena korban sudah dalam kondisi bersimbah darah,” ujar Mustofa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hasan diketahui baru sekitar dua bulan pulang dari Malaysia setelah bekerja sebagai pekerja migran. Selama ini korban tinggal di kawasan Sidotopo Sekolahan 2 RT 15 RW 11.

Belum diketahui pasti apa yang menjadi motif pembunuhan tersebut. Aparat dari Polsek Semampir bersama Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar lokasi guna mengamankan area.

Saat dikonfirmasi, pihak kepolisian belum memberikan keterangan rinci terkait identitas pelaku maupun dugaan motif pembunuhan. Kanit Reskrim Polsek Semampir menyatakan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Maaf, masih dalam proses lidik. Nanti perkembangan secara resmi akan disampaikan oleh Kasihumas Polres, terima kasih,” ujarnya singkat.

Minimnya informasi awal dari kepolisian membuat warga sekitar merasa resah. Mereka berharap aparat bergerak cepat mengungkap pelaku agar situasi keamanan lingkungan kembali kondusif.

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses autopsi, sementara polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Kasus pembunuhan ini menjadi sorotan warga karena terjadi di kawasan padat penduduk pada pagi hari, saat aktivitas masyarakat sedang berlangsung. Publik kini menanti langkah cepat aparat kepolisian untuk memburu pelaku dan mengungkap motif di balik pembunuhan sadis tersebut. (Red)

Artikel ini telah dibaca 219 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penuh Khidmat, AKBP Anang Hardiyanto Jalani Tradisi Penyambutan Sebagai Kapolres Sampang

29 Juli 2026 - 08:06 WIB

Pererat Kebersamaan, Satgas Damai Cartenz-2026 Bersama Warga Bangun Jalan Menuju TPU di Mimika

29 Juli 2026 - 07:03 WIB

Prestasi Gemilang! Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Sabet Juara II Pengungkapan Kasus Narkoba

29 Juli 2026 - 06:47 WIB

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Regenerasi Kepemimpinan Demi Polri Presisi

29 Juli 2026 - 06:40 WIB

Permudah Pelayanan Publik, Polres Mojokerto Luncurkan Sistem SKCK Full Online

29 Juli 2026 - 06:29 WIB

Gembok Dirusak, Bahan Pokok dan Timbangan Raib dari Toko Pedagang di Pasar Sidotopo Wetan

29 Juli 2026 - 06:17 WIB

Trending di Kriminal
error: Content is protected !!