Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 23 Apr 2026 06:32 WIB ·

Hiswana Migas Jatim Jamin Distribusi LPG Stabil, Minta Masyarakat Tetap Tenang


 Hiswana Migas Jatim Jamin Distribusi LPG Stabil, Minta Masyarakat Tetap Tenang Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Menanggapi isu kenaikan harga BBM dan LPG di tengah dinamika global, Sekretaris DPD V Hiswana Migas Jawa Timur, Tri Prakoso, menegaskan bahwa distribusi LPG bersubsidi tetap berjalan dengan pengawasan ketat, meskipun dalam beberapa hari terakhir terjadi penyesuaian pasokan.

Tri menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu distribusi dari agen ke pangkalan tidak selalu terpenuhi 100 persen. Namun, langkah tersebut dilakukan sebagai strategi untuk memastikan pemerataan pasokan di seluruh wilayah.

“Kalau biasanya pangkalan mendapat alokasi penuh, kini disesuaikan menjadi sekitar 75 persen. Yang penting semua wilayah tetap mendapatkan distribusi,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini penting untuk mencegah kekosongan di wilayah tertentu. Hiswana Migas juga terus memantau pola konsumsi di lapangan, khususnya pada pangkalan dengan tingkat penarikan tinggi.

“Indikasinya terlihat ketika stok pangkalan habis sebelum pukul 12 siang. Ini menjadi perhatian kami, apakah karena kebutuhan riil masyarakat atau ada potensi lain,” jelasnya.

Untuk mempercepat respons terhadap potensi kelangkaan, sistem pelaporan stok juga diterapkan secara rutin. Setiap pangkalan diwajibkan melaporkan kondisi persediaan setiap hari pada pukul 11.00 melalui sistem terintegrasi.

“Dengan laporan harian tersebut, potensi kekosongan bisa segera diantisipasi,” tambahnya.

Tri menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha di sektor hilir migas wajib mematuhi regulasi yang ditetapkan pemerintah, baik oleh Kementerian ESDM maupun Pertamina. Kepatuhan tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas distribusi dan mencegah penyimpangan.

“Kami diaudit oleh berbagai lembaga. Kalau tidak mengikuti aturan, konsekuensinya jelas dan bisa merugikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hiswana Migas Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk tegak lurus mendukung seluruh kebijakan pemerintah di sektor energi.

“Pada prinsipnya, kami di Hiswana Migas Jawa Timur tegak lurus mendukung kebijakan pemerintah. Apa pun langkah yang diambil pemerintah, kami siap menjalankan dan mengawal di lapangan,” ujar Tri.

Di lapangan, sejumlah pedagang LPG di tingkat toko rumahan di Surabaya memastikan kondisi stok masih relatif aman dan harga tetap stabil.

Cak Mat (45), pedagang LPG di kawasan Bulak Banteng, mengaku pasokan yang diterimanya masih berjalan normal.

“Stok tidak pernah kurang, tetap ada terus. Harga juga masih normal, tidak ada kenaikan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Mbak Kar, pedagang di wilayah Setro, Surabaya. Ia memastikan distribusi LPG masih lancar dan masyarakat tetap bisa membeli seperti biasa.

“Selama ini aman, tidak ada kelangkaan. Harga juga tetap sesuai ketentuan,” katanya.

Di tengah dinamika global yang memengaruhi sektor energi, termasuk potensi kenaikan harga BBM dan LPG, pihaknya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum pasti.

“Kondisi geopolitik dan ekonomi global memang dinamis. Potensi kenaikan itu ada, tetapi kami yakin pemerintah akan mengambil langkah terbaik untuk melindungi masyarakat,” kata Tri.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah selama ini telah menanggung beban besar untuk menjaga harga energi tetap terjangkau.

“Selisih harga antara subsidi dan harga pasar sangat besar. Artinya pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Tri Prakoso mengimbau masyarakat, khususnya di Jawa Timur, untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi situasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan sabar. Pemerintah pasti memiliki solusi terbaik di tengah kondisi global yang tidak menentu,” pungkasnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hak Alumni Terpenuhi, Hafidz Berhasil Ambil Ijazah yang Tertahan di SMK PGRI 10 Surabaya

28 Juli 2026 - 10:40 WIB

Pengurus APPSI Sampang 2026–2031 Dikukuhkan, Fokus Bangun Pasar Tertib dan Nyaman

28 Juli 2026 - 10:28 WIB

Peringatan Rutin Bekti Desa: Arek Arek Nusantara & KOPI Jaga Akar Budaya Leluhur

28 Juli 2026 - 10:09 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Terima Laporan Dugaan Tindak Pidana Kesusilaan, Kasus Masuk Tahap Penyelidikan

27 Juli 2026 - 16:31 WIB

Ucapan Tak Beretika Kepala Negara: “Londo Ireng” Menodai Profesi Jurnalis di Mata Publik

27 Juli 2026 - 15:19 WIB

Ijazah Siswa Diduga Ditahan, Debat Panas Warnai Mediasi di SMK Tamsis Kota Mojokerto

27 Juli 2026 - 14:06 WIB

Trending di Mojokerto
error: Content is protected !!