Surabaya, Potretrealita.com – Aksi sigap dan kekompakan warga kembali membuahkan hasil. Upaya pembobolan sebuah rumah kosong di kawasan Jalan Tenggumung Wetan, Gang Gayam, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, berhasil digagalkan oleh warga pada Jumat (27/3/2026) sore.
Peristiwa bermula saat seorang pria berinisial As, yang diketahui berasal dari Jatipurwo, datang ke lokasi menggunakan ojek online. Gerak-geriknya yang mencurigakan, seperti mondar-mandir di sekitar rumah kosong, langsung menarik perhatian warga yang tengah beraktivitas.
Kecurigaan warga semakin kuat ketika pelaku mulai mencoba membuka pintu rumah yang telah lama ditinggalkan pemiliknya. Tanpa menunggu lama, warga segera mendekati dan mengamankan pelaku.
“Kami lihat dia mondar-mandir, lalu mencoba membuka pintu. Rumah itu memang kosong, jadi langsung kami dekati,” ujar salah satu warga di lokasi.
Situasi sempat memanas ketika warga beramai-ramai menghadang pelaku agar tidak melarikan diri. Bahkan, pelaku sempat diikat sebagai langkah pengamanan. Namun, sejumlah warga lainnya berupaya menenangkan situasi dan mengingatkan agar pelaku diserahkan kepada pihak berwajib.
“Kami hanya ingin dia tidak kabur, biar polisi yang urus,” kata warga lainnya.
Mendapat laporan dari masyarakat, petugas Polsek Semampir segera datang ke lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Berkat kerjasama yang baik antara warga dan aparat, pelaku berhasil diamankan tanpa insiden lanjutan.
Selanjutnya, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Semampir untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan tiga unit handphone yang diduga berkaitan dengan tindak kejahatan.
Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengungkap motif pelaku serta kemungkinan keterlibatannya dalam jaringan atau kasus serupa di wilayah lain.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian warga masih terjaga dengan baik. Kekompakan masyarakat Tenggumung dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus menunjukkan pentingnya peran aktif warga dalam mencegah tindak kriminalitas.
Selain itu, sikap bijak warga yang memilih menyerahkan pelaku kepada aparat penegak hukum juga patut diapresiasi, sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya penegakan hukum yang berlaku.
Kejadian ini diharapkan menjadi contoh bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, yang dapat terwujud melalui sinergi antara masyarakat dan pihak kepolisian. (Mul)











