Bangkalan, Potretrealita.com – Suasana di Mapolres Bangkalan mendadak ramai pada Rabu (11/3/2026) siang. Satuan Reserse Narkoba baru saja merilis hasil pengungkapan kasus peredaran narkotika yang cukup menyita perhatian. Tiga orang tersangka berinisial Y.G, R.F, dan A.P. digiring petugas setelah kedapatan terlibat dalam jaringan peredaran sabu di wilayah Kabupaten Bangkalan.
Pengungkapan ini berawal dari penangkapan salah satu tersangka yang kedapatan membawa sabu. Dari penangkapan awal itu, polisi melakukan pengembangan hingga akhirnya membekuk dua tersangka lain. Ketiganya diduga memiliki peran masing-masing dalam mengedarkan barang haram tersebut.
Barang bukti yang disita cukup mencengangkan. Petugas menemukan 11 kantong plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat bersih sekitar 5,67 gram. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan satu unit timbangan digital kecil, plastik klip kosong, satu pak sedotan plastik, dompet hitam, uang tunai Rp250.000, serta sebuah telepon genggam. Semua barang bukti tersebut diyakini digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkoba.
Kasat Resnarkoba Polres Bangkalan, Iptu Kiswoyo Supriyanto, menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti nyata keseriusan kepolisian dalam memberantas narkoba.
“Dalam kasus ini kami berhasil mengamankan tiga tersangka dengan barang bukti sabu seberat 5,67 gram, beserta perlengkapan yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kiswoyo menekankan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di Bangkalan. Menurutnya, narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda.
“Ini adalah komitmen kami. Kami akan terus melakukan langkah tegas untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Bangkalan,” tegasnya.
Pengungkapan kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku peredaran narkoba. Di tengah gencarnya upaya kepolisian, masyarakat diharapkan turut berperan aktif dengan memberikan informasi jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan. Sinergi antara aparat dan warga diyakini menjadi kunci dalam menjaga Bangkalan tetap bersih dari narkoba. (Mul)











