Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Dprd · 8 Mar 2026 16:56 WIB ·

Tragedi Berdarah Bantargebang: LSM Trinusa DPD DKI Jakarta Tuntut Tanggung Jawab Mutlak DLH dan Evaluasi Total DPRD


 Tragedi Berdarah Bantargebang: LSM Trinusa DPD DKI Jakarta Tuntut Tanggung Jawab Mutlak DLH dan Evaluasi Total DPRD Perbesar

Jakarta, Potretrealita.com – 8 Maret 2026. Menanggapi tragedi longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang merenggut empat nyawa pada Minggu sore (8/3), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Trinusa DPD DKI Jakarta menyatakan sikap keras dan menuntut pertanggungjawaban penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

​Ketua LSM Trinusa DPD DKI Jakarta, Wahyudin, menegaskan bahwa peristiwa ini bukan sekadar bencana alam, melainkan potret nyata kegagalan manajemen mitigasi risiko yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.

​”Nyawa warga bukan sekadar angka dalam laporan statistik. Tragedi yang menewaskan seorang sopir truk dan tiga pedagang ini adalah bukti bahwa SOP keselamatan di Bantargebang telah runtuh. Kami meminta DLH DKI Jakarta tidak hanya bicara soal evakuasi, tapi bicara soal pertanggungjawaban hukum dan kemanusiaan,” ujar Wahyudin dalam keterangan resminya.

*​Poin Gugatan Utama LSM Trinusa DPD DKI Jakarta:*
1. ​Audit Investigatif DLH DKI Jakarta: Trinusa mendesak dilakukannya audit menyeluruh terhadap sistem pengelolaan gunungan sampah yang kian labil. Kami menilai ada kelalaian dalam pengawasan stabilitas zona pembuangan.
2. ​Transparansi Dana Kemitraan (Bandek): LSM Trinusa menyoroti alokasi dana bantuan keuangan (dana hibah) dari DKI ke Bekasi yang dinilai tidak berbanding lurus dengan perlindungan nyawa pekerja dan warga di area terdampak.
3. ​Desakan kepada DPRD DKI Jakarta: Wahyudin meminta DPRD DKI Jakarta untuk segera memanggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup. “DPRD jangan hanya diam melihat mitra kerjanya lalai. Harus ada sanksi tegas, bukan sekadar rapat dengar pendapat tanpa solusi konkret,” tambahnya.
4. ​Keadilan bagi Korban: Menuntut pemberian santunan penuh dan jaminan hari tua bagi keluarga korban yang ditinggalkan, mengingat mereka gugur di garis depan pelayanan publik (kebersihan).

*​Peringatan Keras*
​LSM Trinusa DPD DKI Jakarta juga mendukung langkah tegas DPRD Kota Bekasi jika memang opsi penutupan TPST harus diambil demi keselamatan nyawa manusia. Wahyudin memperingatkan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada langkah nyata dari Pemprov DKI, Trinusa akan menggalang kekuatan sipil untuk menuntut keadilan di depan Balai Kota.

​”Kami tidak akan membiarkan tragedi ini terkubur bersama tumpukan sampah. Harus ada yang bertanggung jawab atas hilangnya nyawa saudara-saudara kami di Bantargebang,” tutup Wahyudin dengan nada tegas. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Curanmor Siang Hari di Kamal Bangkalan Terekam CCTV, Honda BeAT Raib dalam Hitungan Menit

20 April 2026 - 13:27 WIB

Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN

20 April 2026 - 08:52 WIB

Kriminalisasi Pers di Majalengka: Skandal Perzinahan Kades, Dugaan Suap Penyidik, dan Matinya Supremasi UU

20 April 2026 - 08:46 WIB

Ekuador Akui Otonomi Khusus di Bawah Kedaulatan Maroko sebagai Solusi Tunggal Konflik Sahara

20 April 2026 - 08:41 WIB

MBG Tanggumong #004 Jadi Sorotan, Penerima Manfaat Keluhkan Makanan Tidak Segar

20 April 2026 - 08:37 WIB

Halal Bihalal Ormas Garuda di Surabaya, Perkuat Soliditas dan Persaudaraan Antaranggota

19 April 2026 - 16:26 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!