Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 12 Feb 2026 10:38 WIB ·

Rekayasa Begal di MERR Terbongkar, Pelapor Akui Jual Motor untuk Foya-Foya


 Rekayasa Begal di MERR Terbongkar, Pelapor Akui Jual Motor untuk Foya-Foya Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Klaim aksi pembegalan yang sempat menggegerkan kawasan Jalan Ir Soekarno (MERR), tepatnya di depan RSIA wilayah Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, akhirnya terbukti sebagai cerita karangan. Pelapor, Krisna Putra Ramadhan, warga Sidoarjo, mengakui telah merekayasa peristiwa tersebut.

Pengakuan itu disampaikan langsung kepada Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan dan diunggah melalui akun resmi kepolisian pada Kamis (12/2/2026). Dalam pernyataannya, Krisna mengakui bahwa dirinya tidak pernah menjadi korban pembegalan sebagaimana laporan awal yang ia sampaikan.

“Saya mengarang cerita dibegal kemarin, itu tidak benar adanya. Saya mengarang cerita karena takut dimarahi keluarga karena telah menjual motor,” ujarnya.

Fakta yang terungkap lebih mencengangkan. Sepeda motor Honda Vario merah yang sebelumnya diklaim dirampas begal, ternyata telah dijual sendiri oleh Krisna. Uang hasil penjualan disebut habis untuk berfoya-foya dan mengonsumsi minuman beralkohol di klub malam.

Sebelumnya, Krisna melaporkan dirinya dibegal enam orang tak dikenal yang membawa celurit dan berboncengan tiga sepeda motor. Ia mengaku motornya dirampas bersama dompet berisi Rp150 ribu dan STNK dalam peristiwa yang disebut berlangsung sekitar dua menit.

Namun penyelidikan polisi menemukan sejumlah kejanggalan mendasar. Kapolsek Mulyorejo AKP Desy Ratnasih Dewanti mengungkapkan, rekaman CCTV di sekitar traffic light lokasi kejadian tidak menunjukkan adanya aksi pembegalan.

“Dalam rekaman, yang bersangkutan terlihat sendirian dan tidak sedang mengendarai sepeda motor,” jelasnya.

Lebih jauh, mobil patroli yang siaga sekitar 50 meter dari lokasi juga tidak mendapati adanya rombongan mencurigakan. Polisi juga menilai janggal karena ponsel pelapor tidak ikut dirampas, sesuatu yang lazim terjadi dalam kejahatan jalanan.

Kepada publik dan aparat kepolisian, Krisna telah menyampaikan permohonan maaf atas laporan palsu tersebut. Meski demikian, perbuatannya dinilai telah menimbulkan keresahan masyarakat dan menyita waktu serta sumber daya aparat.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan, pihaknya tetap menggencarkan patroli dan penindakan terhadap pelaku kejahatan demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak membuat laporan palsu yang dapat berdampak hukum.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kepanikan publik akibat kabar kejahatan dapat dengan mudah dipicu oleh informasi yang belum tentu benar. Di tengah upaya kepolisian menekan angka kriminalitas, laporan palsu justru menjadi gangguan serius terhadap kerja penegakan hukum. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peresmian Asmaraloka Cafe di Pesisir Camplong Disorot, GASI Pertanyakan Legalitas Lahan dan Dugaan Reklamasi

12 Februari 2026 - 16:18 WIB

Jelang Ramadan 2026, Satgas Saber Polres Probolinggo Intensifkan Pengawasan Bapokting dan BBM

12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center

12 Februari 2026 - 15:30 WIB

Polresta Banyuwangi Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBBM Tahun 2025

12 Februari 2026 - 15:26 WIB

Pedagang Warkop Lesehan Ditipu Pelanggan Ngopinya, Uang dan Sepeda Motor Raib

12 Februari 2026 - 15:20 WIB

Maklumat Sesepuh Kerajaan Nusantara: Desakan Kembali ke UUD 1945 Asli

12 Februari 2026 - 15:13 WIB

Trending di Jakarta
error: Content is protected !!