Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Internasional · 9 Okt 2025 01:49 WIB ·

Wilson Lalengke Ambil Kartu Pass Masuk Gedung PBB, Siap Berpidato di Forum Internasional


 Wilson Lalengke Ambil Kartu Pass Masuk Gedung PBB, Siap Berpidato di Forum Internasional Perbesar

New York, Potretrealita.com — Aktivis HAM dan tokoh pers Indonesia, Wilson Lalengke, resmi mengambil kartu pass masuk Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pagi ini sebagai bagian dari persiapan menjelang pidatonya di forum internasional bergengsi tersebut. Langkah ini menandai momen penting dalam keterlibatan Indonesia di panggung diplomasi global.

Wilson dijadwalkan menyampaikan pidato yang akan menyoroti isu-isu terkait kekerasan terhadap warga masyarakat di berbagai belahan dunia, pembunuhan tanpa pengadilan, penangkapan dan penahanan sewenang-wenang, kebebasan pers, hak asasi manusia. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu juga akan menyinggung peran penting media dalam menjaga demokrasi di negara berkembang.

Adapun jadwal dan tempat pengambilan kartu pass masuk gedung PBB adalah pada Rabu pagi, 08 Oktober 2025, pukul 10.00 waktu New York City, di Security Room PBB. Pelaksanaan konferensi dalam rangka mendengarkan pidato berisi petisi dari lebih 100 petitioner akan dimulai pada hari Rabu hingga Jumat, pada pukul 15.00 – 18.00 waktu NYC setiap harinya.

Wilson Lalengke, yang mendapat urutan ke-34 untuk tampil menyampaikan pidatonya, kemungkinan baru dapat tampil esok hari yakni pada Kamis, 09 Oktober 2025. Pria yang lebih dikenal sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) ini menyampaikan bahwa kehadirannya di PBB bukan hanya mewakili organisasi, tetapi juga suara rakyat Indonesia yang mendambakan keadilan, penghormatan terhadap martabat dan hak asasi manusia serta akuntabilitas pelaksanaan hukum di belahan dunia manapun.

“Saya merasa terhormat bisa berdiri di podium PBB. Ini bukan tentang saya, tapi tentang kita semua yang percaya bahwa suara rakyat harus didengar di tingkat global,” ujar Wilson Lalengke kepada jaringan media nasional maupun international.

Pidato yang akan disampaikan diperkirakan akan menarik perhatian delegasi dari berbagai negara, terutama dalam konteks tantangan penerapan hukum international yang semakin kompleks akibat akumulasi berbagai konflik antar bangsa yang melibatkan kepentingan global. (Red)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

RAMPAS Gelar Edukasi Literasi Keuangan dan Perlindungan Perempuan di Surabaya, Dorong Kesetaraan dan Pencegahan KBG

28 November 2025 - 01:36 WIB

Polresta Malang Kota Gandeng UMM Gencarkan Roadshow Anti-Bullying

27 November 2025 - 23:01 WIB

Polisi Bersihkan Tempat Ibadah dan Rumah Warga Terdampak Abu Vulkanik Semeru

27 November 2025 - 22:57 WIB

Dialog Literasi Kebangsaan STIK Angkat Isu Etika Moral dalam Transformasi Birokrasi Polri

27 November 2025 - 22:53 WIB

Pelayanan Polri Terhadap Unjuk Rasa Lebih Adaptif, Wakapolri: “Semua Berbasis Kajian, Riset, dan Masukan Publik”

27 November 2025 - 22:49 WIB

Tutup Apel Kasatwil 2025, Wakapolri: Titik Awal Ekspektasi Publik Agar Polri Semakin Humanis dan Responsif

27 November 2025 - 22:44 WIB

Trending di Jakarta
error: Content is protected !!