Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Internasional · 7 Okt 2025 06:57 WIB ·

Wilson Lalengke Tiba di New York Menjelang Pidato di PBB


 Wilson Lalengke Tiba di New York Menjelang Pidato di PBB Perbesar

New York City, Potretrealita.com — Setelah perjalanan melelahkan selama 23 jam dengan Etihad Airways, Wilson Lalengke mendarat di New York City pukul 16.00 waktu setempat, Senin, 6 Oktober 2025. Kedatangannya menandai momen penting saat ia bersiap untuk berpidato di hadapan Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebuah platform yang dikenal menangani isu-isu terkait politik, dekolonisasi, HAM, dan pemeliharaan perdamaian, serta kerja sama international.

Pria kelahiran Morowali Utara yang dikenal sangat konsern terhadap hak asasi manusia dan dialog antar bangsa di tataran global itu dijadwalkan menyampaikan pidato yang selaras dengan agenda Komite. Partisipasi Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia itu menunjukkan semakin pentingnya suara masyarakat sipil dalam membentuk kebijakan international.

Selama tinggal di New York, Wilson Lalengke menginap di Millennium Hilton New York One UN Plaza, sebuah hotel kelas atas di jantung Manhattan yang terkenal sebagai tempat menginap para diplomat dan pejabat tinggi karena lokasinya yang hanya butuh 2-3 menit jalan kaki ke Markas Besar PBB.

Pidatonya dipastikan akan menarik perhatian para delegasi dan pengamat, karena menyangkut isu krusial saat ini. Wilson Lalengke akan menyampaikan petisinya yang bertujuan membangun solidaritas masyarakat dunia untuk menghormati dan mengimplementasikan aturan hukum international dalam mengatasi krisis kemanusiaan di berbagai belahan dunia.

Sebagaimana diketahui, belakangan ini banyak terjadi pembunuhan di luar hukum (extra judicial execution), penangkapan dan penahanan sewenang-wenang, penyiksaan, dan pembiaran pembantaian manusia terhadap yang lain. Diamnya komunitas international menyaksikan berbagai kasus kemanusiaan tersebut menjadi inti protes yang akan disampaikan oleh lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, Inggris ini. (Red)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kolaborasi Ormas PP PAC Tambaksari & PAC Simokerto Dalam Membantu Peziarah

18 Februari 2026 - 00:51 WIB

5 Pelaku Penyalahguna BBM Subsidi Diringkus Polres Sumenep

18 Februari 2026 - 00:40 WIB

Polres Malang Bongkar Arena Sabung Ayam di Sumberpucung

18 Februari 2026 - 00:37 WIB

2 Pengedar Narkoba Ditangkap, Satrenarkoba Polrestabes Surabaya Sita 109 Gram Sabu & 2.000 Pil LL

18 Februari 2026 - 00:32 WIB

Korban Penipuan Keluhkan Kinerja Oknum Penyidik Unit Reskrim Polsek Bubutan

17 Februari 2026 - 07:46 WIB

5 Bulan Berselang, Satreskrim Polres Bangkalan Belum Mampu Tangkap Pelaku Curanmor

17 Februari 2026 - 03:15 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!