Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Jakarta · 29 Sep 2025 15:03 WIB ·

Tim Transformasi Bentukan Kapolri Ditolak Presiden, Wilson Lalengke: Semestinya Listyo Mundur Saja


 Tim Transformasi Bentukan Kapolri Ditolak Presiden, Wilson Lalengke: Semestinya Listyo Mundur Saja Perbesar

Jakarta, Potretrealita.com – Gelombang kritik muncul menyusul pembentukan tim transformasi oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang kabarnya ditolak Presiden Prabowo Subianto. Di antara kritikus kinerja Polri yang paling vokal adalah Wilson Lalengke, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), yang secara terbuka menyerukan pengunduran diri Listyo Sigit Prabowo.

Dalam pernyataan tegasnya, alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini menyebut tindakan Kapolri membentuk Tim Transformasi Polri sebagai hal “memalukan” dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut dapat ditafsirkan sebagai pembangkangan terhadap Presiden. “Sudah cukup. Kita tidak boleh membiarkan reputasi bangsa ini semakin tercoreng oleh para pejabat di dalam lembaga kepolisian yang tidak professional, ambisius, pembangkang, serta hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya,” ujar Wilson Lalengke dalam pesan WA-nya kepada jaringan media se-Indonesia, Senin, 29 September 2025.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran publik atas integritas dan akuntabilitas kepemimpinan penegak hukum, terutama mengingat masifnya skandal penegakan hukum selama ini yang melibatkan petugas kepolisian. Wilson Lalengke menekankan bahwa kegagalan para pejabat tinggi untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran bawahan mereka tidak hanya berdampak buruk pada institusi kepolisian, tetapi juga pada negara secara keseluruhan.

Ia lebih lanjut mendesak Presiden Prabowo untuk segera mengambil langkah-langkah tegas guna memulihkan kepercayaan publik, termasuk pemecatan Listyo Sigit Prabowo. “Orang ini telah mempermalukan seluruh bangsa. Sudah saatnya Presiden menunjukkan kepemimpinan yang tegas dengan memberhentikan yang bersangkutan,” ujarnya sambil menambahkan bahwa reformasi di tubuh Polri harus dimulai dari memecat para petingginya yang tidak menjalankan tupoksinya dengan baik, benar, dan jujur.

Kontroversi seputar tim transformasi bentukan Kapolri dan kritik tajam Ketum PPWI itu telah memicu berbagai pertanyaan publik terhadap reformasi Polri dan kepatuhan para pejabatnya terhadap arahan Presiden. Di lain sisi, kondisi tersebut meningkatkan semangat dan peran masyarakat dalam menuntut akuntabilitas dan transparansi di semua lembaga pemerintahan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Jatim Sita Knuckle hingga Cairan Tiner, 11 Orang Diamankan Saat Aksi di Grahadi

22 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Polres Pacitan Gelar Razia Pekat, Puluhan Botol Miras Disita di Pantai Pancer Dorr

22 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Diduga Rugikan Negara Rp2,1 Miliar, Praktik Pengoplosan LPG Subsidi di Sidoarjo Dibongkar

22 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Bantu Ribuan Santri Hadapi Kekeringan, Kapolres Sampang Distribusikan 120 Ribu Liter Air Bersih

22 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kapolres Sampang: Tidak Ada Toleransi bagi Pelaku Perjudian Sabung Ayam

22 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polsek Pujer Salurkan 400 Al-Qur’an ke 20 TPQ dan Musala di Bondowoso, Peringati Hari Santri Nasional 2026

22 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Trending di Bondowoso
error: Content is protected !!