Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Hukum · 25 Agu 2025 00:48 WIB ·

RH Rhodian Ms: Masalah Hibah Serahkan ke Hukum, Bukan Turunkan Gubernur


 RH Rhodian Ms: Masalah Hibah Serahkan ke Hukum, Bukan Turunkan Gubernur Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 3 September di Gedung Negara Grahadi, yang diisukan akan membawa tuntutan terkait dugaan penyimpangan dana hibah melalui Bank Jatim serta wacana penurunan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, sejumlah tokoh masyarakat mulai angkat suara. Salah satunya adalah RH Rhodian Ms, tokoh masyarakat Madura sekaligus pengurus ormas di salah satu LSM Surabaya.

RH Rhodian Ms dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap aksi tersebut. Ia menilai, meskipun isu hibah Bank Jatim tengah menjadi sorotan, langkah melakukan mobilisasi massa untuk menurunkan gubernur bukanlah cara yang bijak.

Menurutnya, persoalan hibah maupun anggaran daerah sudah memiliki mekanisme hukum dan lembaga pengawas yang berwenang, baik melalui aparat penegak hukum maupun audit lembaga resmi pemerintah.

“Kalau ada dugaan penyimpangan, biarlah aparat hukum yang menindaklanjuti. Tidak perlu menggunakan isu itu sebagai bahan provokasi untuk menggulingkan gubernur,” tegas RH Rhodian Ms.

Ia juga menambahkan, kondisi Jawa Timur saat ini relatif aman dan kondusif. Karena itu, aksi besar dengan isu politis justru bisa mengganggu stabilitas serta menimbulkan kegaduhan sosial.

“Jangan jadikan isu hibah Bank Jatim sebagai alat untuk kepentingan kelompok tertentu. Lebih baik semua pihak menghormati proses hukum, bukan memaksakan agenda politik lewat demo,” lanjutnya.

RH Rhodian Ms pun mengajak masyarakat, khususnya warga Madura di Surabaya, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar. Baginya, menjaga ketenteraman dan kebersamaan lebih penting dibanding ikut dalam arus gerakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Libur Panjang, Polres Malang Fokuskan Pengamanan di Destinasi Wisata Pantai

18 Januari 2026 - 15:26 WIB

Perjuangkan Rakyat Terzolimi, MADAS Sedarah Tegaskan Komitmen Bantuan Hukum Gratis

18 Januari 2026 - 15:21 WIB

Warga Digegerkan Penemuan Mayat Bersimbah Darah di Wonokusumo, Diduga Korban Penganiayaan

18 Januari 2026 - 05:22 WIB

Praktek Adu Domba Antar Aktivis Mojokerto Menyeruak

18 Januari 2026 - 03:32 WIB

Antisipasi Kriminalitas, Polres Tanjung Perak Razia Kendaraan di Jalur Suramadu

17 Januari 2026 - 15:13 WIB

Jaga Nilai Spiritual, Kapolres Gresik Ziarah ke Makam Wali dan Ulama

17 Januari 2026 - 09:00 WIB

Trending di Gresik
error: Content is protected !!