Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Hukum · 18 Jan 2025 06:28 WIB ·

Karena Sakit hati, Gadis Hamil 3 Bulan Dibunuh Pacar


 Karena Sakit hati, Gadis Hamil 3 Bulan Dibunuh Pacar Perbesar

Surabaya, potretrealita.com – Didasari rasa sakit hati karena sang pujaan hati masih intens berkomunikasi dengan mantan kekasihnya, pria berinisial MI (25) asal Gresik yang indekost di Surabaya tega menghabisi pacarnya sendiri berinisial MA (24) asal Lumajang di Hotel Double Tree Jalan Tunjungan Surabaya, Rabu (15/01/2024).

Selain berkomunikasi, korban masih manyimpan foto dan video bersama mantan kekasihnya serta sering mengirim uang untuk sang mantan dari uang yang diberi oleh pelaku.

Kapolsek Genteng, AKP Grandika yang didampingi oleh Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya menjelaskan bahwa, Awalnya, pelaku dan korban berkenalan di sosial media dan akhirnya memutuskan untuk berpacaran sejak 10 Juni 2024 dan berencana menikah pada 15 Desember 2024. Karena rasa sakit hati itu, pernikahan yang sudah direncanakan menjadi batal. karena gagalnya rencana pernikahan, keduanya sempat tidak ada komunikasi.

“Hingga pada akhirnya pada hari Rabu (15/01/2024), korban dan pelaku melakukan janji temu di area stasiun Gubeng. Selanjutnya, keduanya jalan – jalan dan memutuskan untuk menginap di hotel,” terang AKP Grandika.

Masih kata Grandika, sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku melihat adanya potongan gambar korban bersama pria lain di sosial media yang di posting bilan Desember 2024.

“Karena rasa cemburu dan sakit hati, pelaku membahas terkait korban yang masih berkomunikasi dengan mantan pacarnya dan batalnya pernikahan mereka. Sehingga terjadu percekcokan antara pelaku dan korban,” lanjutnya.

“Pelaku yang kalap, mencekik korban hingga akhirnya korban meninggal dunia. Usai melakukan perbuatannya, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Genteng pada pukul 06.00 WIB pada hari Kamis (16/01/2024),” ungkap Kapolsek.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya menerangkan, setelah pelaku menyetahkan diri ke Polsek Genteng, Unit Reskrim langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan terhadap korban.

“Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka memar diarea leher, depan, luka lecet pada leher kanan akibat kekerasan tumpul. Ada juga pelebaran pembuluh darah dan bintik – bintik perdarahan pada selaput lendir kedua kelopak mata, kebiruan pada ujung jari serta kuku kedua tangan yang lazim pada mati lemas atau karena cekikan,” ulasnya.

Masih kata Iptu Vian, usai dilakukan identifikasi, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk dilaukan otopsi untuk mengetahui luka dalam korban.

“Yang cukup memperihatinkan, dari hasil otopsi ditemukan bahwa korban tengah berbadan dua atau hamil 3 sampai 4 bulan. Atas perbuatannya, pelaku kami kenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,” pungkas Kanit Reskrim Genteng. (Sya)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

HUT ke-16 Metro Soerya, Kapolsek Kenjeran Tegaskan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

7 November 2026 - 08:29 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

6 November 2026 - 13:28 WIB

Peringati Hari Bhakti Imipas ke-2, Rutan Kelas I Surabaya Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga Medaeng

6 November 2026 - 13:24 WIB

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, Enam Korban Rugi Rp4,07 Miliar

6 November 2026 - 08:49 WIB

LSM TRINUSA DPC Surabaya Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Bongkar Praktik Penyadapan Ilegal

5 November 2026 - 19:24 WIB

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Kawal Upah Minimum 2027, PHK, dan Penyelesaian Kasus Buruh Pakerin

5 November 2026 - 14:48 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!