Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Hukum · 16 Jul 2024 22:36 WIB ·

Tersangka Penganiayaan Terhadap Pemilik Salon Tak Berkutik Saat Ditangkap Oleh Petugas


 Tersangka Penganiayaan Terhadap Pemilik Salon Tak Berkutik Saat Ditangkap Oleh Petugas Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Adanya laporan dari korban yang bernama Girindra Negara Wardhani (30), atas tindak pidana penganiayaan ibu kandung nya yang bernama Mujayani (54) pemilik salon asal Surabaya.

Unit Reskrim Polsek Wonocolo, bergerak cepat menangkap tersangka penganiayaan yang berinisial DCY, (24), warga yang beralamat di Jl. Tambak Asri XXIV No. 49 dan Jl. Wonocolo Pabrik Kulit Gg Tamat Utomo No. 22, Kec. Wonocolo. Tersangka tak berkutik pada saat di tangkap oleh petugas.

Kapolsek Wonocolo Kompol Muhammad Soleh S.H., M.M., yang di dampingi Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Akp Kusmianto melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya Akp Haryoko. Pada saat jumpa pers di ruang Polsek Wonocolo Surabaya. Menerangkan terkait kasus penganiayaan yang terjadi di salon yeny Frontage A yani 67 Surabaya.

“Kasus bermula ketika tersangka, yang berinisial DCY, (24), marah setelah diminta membayar jasa semir rambut sebesar Rp 250.000,-. Sebelumnya, tersangka sempat datang ke salon untuk menanyakan harga semir rambut yang menurut korban, Mujayani (54), sebesar Rp 150.000,-. Akibat marah karena perbedaan harga tersebut, tersangka langsung melakukan penganiayaan dengan membacok korban menggunakan clurit yang sudah dibawa sebelumnya. Korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan dan lengan tangan kanan akibat dua kali bacokan tersebut,” terangnya.

Pada saat tersangka ditangkap oleh petugas kepolisian dan berhasil mengamankan beberapa barang bukti, yaitu Satu bilah clurit dari besi yang digunakan menganiaya korban, Satu pasang sandal warna hitam, Satu buah jaket jeans warna hitam, Satu buah celana jeans warna biru dongker, Satu unit sepeda motor Suzuki Shogun dengan nomor polisi L-3441-OK.

“Kini tersangka dikenakan Pasal 351 Ayat 2 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya lima tahun. Selain itu, tersangka juga dikenakan Pasal 2 Ayat 1 UU RI No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin, yang diancam dengan hukuman penjara maksimal sepuluh tahun,” pungkasnya. (Udin)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi Antarlembaga, Pemuda Pancasila dan Ormas Surabaya Gelar Ngopi Bareng

5 September 2026 - 13:51 WIB

Aduan Viral #LaporCakEri Bongkar Dugaan Pungli Rekrutmen, Oknum Satpol PP Surabaya Terancam Dipecat

5 September 2026 - 11:25 WIB

Ironi Kota Lama Surabaya: Destinasi Wisata Heritage Diduga Disulap Jadi Arena Trek-Trekan

5 September 2026 - 07:35 WIB

BN Ditangkap, Kamar Kontrakan di Bringin Harapan Disulap Jadi Gudang Sabu

4 September 2026 - 13:06 WIB

Tiga Jabatan Strategis Berganti, Kapolres Tanjung Perak Tekankan Pelayanan Prima dan Profesionalisme

4 September 2026 - 10:29 WIB

Kapolrestabes Surabaya Bagikan Helm kepada Pengendara Tertib di Jalur Kanalisasi

4 September 2026 - 10:25 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!