Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Jawa Timur · 22 Jan 2024 08:53 WIB ·

Kini RS Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya Miliki Layanan DSA


 Kini RS Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya Miliki Layanan DSA Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Kini Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya miliki layanan DSA (Digital Subtraction Angiography) untuk pemeriksaan dan tindakan yang bermasalah di kepala, diantaranya struk dan darah saluran di otak.

Karumkit RS Bhayangkara Polda Jatim, Kombes Pol dr Aris Sukarno, SpOG mengatakan, layanan DSA ini baru ada di RS Bhayangkara Polda Jatim,Surabaya dan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat ( RSPAD ) Gatot Subroto Jakarta serta Rumah Sakit Tentara ( RST) Slamet Riyadi di Solo Jawa Tengah.

“Di Indonesia baru ada di Rumah Sakit Polri yang ada di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya,namun demikian sebelumnya layanan ini juga ada di RSPAD Gatot Subroto dan RST Slamet Riyadi di Solo,” ujar Kombes Pol dr Aris Sukarno, SpOG, Sabtu (20/01/2023).

Ia menambahkan, bahwa layanan DSA untuk pasien (penderita) yang mengalami kelainan seperti pembuluh darah yang ada diotak.

Hal itu perlu tindakan yang akan dilakukan pemasukan kateter melalui pembuluh darah dengan bantuan dan penyinaran, maka nantinya akan kelihatan pembuluh yang ada di otak, khususnya.

Kemudian dari situ nanti akan terlihat bahwa pembuluh darah mengalami kesempitan – sumbatan/kebuntuhan, yang kemudian dokter akan memasukkan jenis zat tertentu yang tujuannya untuk mengurangi sumbatan yang ada.

“ Dengan cara memasukan jenis zat tertentu maka diharapkan dengan penyumbatan tadi sudah berkurang dan bisa lancar sehingga kesehatan di otak lebih baik lagi dan pada akhirnya diharapkan keluhan dari pasien bisa lebih membaik,” ujarnya.

Menurut Kombes Pol dr Aris, tindakan itu juga digunakan untuk mencegah terjadinya pembuntuhan / plak yang ada dalam darah otak.

Sedangkan untuk melakukan tindakan (operasi) butuh waktu 15 – 30 menit dan jika dilakukan dengan persiapan sampai sekitar satu jam.

Tentunya penanganan untuk melakukan tindakan akan melibatkan tim dokter yang memiliki spesialisasi. Diantaranya mulai dari dokter syaraf, Radiologi, dokter penyakit jantung, penyakit Dalam, dan Anastesi.

Sebagai informasi, DSA merupakan Teknik pencitraan paling akurat dalam mengevaluasi sistem pembuluh darah otak dalam menemukan kelainan pembuluh darah di otak, seperti stenosis arteri, malformasi arteri vena dan aneurisma otak. (Mulyadi)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi, Komitmen Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

15 Januari 2026 - 13:57 WIB

Absensi Lalu Pulang? Oknum ASN Pejagan Dituding Langgar Disiplin

15 Januari 2026 - 09:52 WIB

Panen Raya Pemasyarakatan 2025, Rutan Kelas I Surabaya Sumbang Lele untuk Korban Banjir Sumatra

15 Januari 2026 - 09:38 WIB

HUT ke-1 Kodim 0830/Surabaya, TNI–Polri–Pemkot dan Warga Gelar Kerja Bakti di Kapasan

15 Januari 2026 - 05:50 WIB

Duta Pemuda Pancasila Hadiri Sandor Kesenian Madura, Wujud Pelestarian Budaya di Tengah Masyarakat Perkotaan

15 Januari 2026 - 05:40 WIB

Soal Siswa Dipulangkan Hadiri Resepsi Guru, Kadisdik: Tidak Boleh Terulang!

14 Januari 2026 - 12:31 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!