Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Hukum · 4 Agu 2026 13:42 WIB ·

Dugaan Kelalaian Medis Berujung Kematian, Keluarga Pasien Tuntut Penjelasan RSUD Soewandhie


 Dugaan Kelalaian Medis Berujung Kematian, Keluarga Pasien Tuntut Penjelasan RSUD Soewandhie Perbesar

Surabaya, potretrealita.com – Dugaan kelalaian dalam pelayanan medis kembali mencoreng dunia kesehatan. Seorang pasien operasi jantung bernama Niman (Alm.) dilaporkan meninggal dunia sesaat setelah menjalani operasi di RSUD dr. Mohammad Soewandhie Surabaya. Peristiwa tersebut kini berbuntut tuntutan hukum dari pihak keluarga yang menilai telah terjadi pelanggaran terhadap standar keselamatan pasien (patient safety).

Berdasarkan keterangan dari kuasa hukum Rofanjani Ali Akbar dan Ahmad Bahrul Efendi dari LBH Prima Justice & Partners, almarhum menjalani perawatan sejak 31 Juli 2026 dan menjalani operasi jantung pada 3 Agustus 2026. Setelah operasi dinyatakan selesai, pasien masih berada dalam tanggung jawab penuh tenaga medis hingga dipindahkan secara aman ke ruang perawatan.

Namun, menurut keterangan keluarga yang berada di lokasi, proses pemindahan pasien diduga tidak dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Keluarga mengungkapkan bahwa ketika pasien dipindahkan dari bed ruang operasi ke bed ruang rawat inap, seorang perawat diduga menekan tempat tidur yang digunakan pasien. Tak lama kemudian, pasien mengalami syok, disusul kejang hebat, dan akhirnya meninggal dunia di lokasi.

Atas kejadian tersebut, keluarga menduga kematian almarhum bukan semata-mata akibat kondisi medis pascaoperasi, melainkan dipicu oleh dugaan kesalahan dalam proses pemindahan pasien yang dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Dalam keterangan kuasa hukum disebutkan bahwa rumah sakit swandie, dokter, maupun perawat memiliki kewajiban memberikan pelayanan sesuai standar profesi, SOP, serta mengutamakan keselamatan pasien sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

Merasa adanya dugaan kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, keluarga melalui kuasa hukumnya menuntut agar RSUD dr. Mohammad Soewandhie bertanggung jawab secara hukum dan memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

Sementara itu, saat awak media HarianMataBerita.com berupaya meminta klarifikasi kepada Direktur Utama RSUD dr. Mohammad Soewandhie Surabaya, dr. Billy, yang bersangkutan belum bersedia memberikan pernyataan resmi. Direktur rumah sakit terlihat menghindari wawancara sehingga belum ada penjelasan mengenai dugaan yang disampaikan keluarga korban.

Sikap tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat kasus yang menyangkut dugaan kelalaian pelayanan medis seharusnya dijelaskan secara transparan sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

Dikutip dari laman media Harianmataberita.com menegaskan bahwa pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan keluarga korban serta dokumen tuntutan hukum yang diterima redaksi. Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD dr. Mohammad Soewandhie Surabaya belum memberikan hak jawab maupun klarifikasi resmi.

Redaksi tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak rumah sakit untuk menyampaikan penjelasan atau tanggapan guna memenuhi asas keberimbangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Red)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari ke-13 Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Tanjung Perak Tindak 15 Kendaraan Besar Pelanggar Jam Operasional

7 November 2026 - 13:55 WIB

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis dan Bagikan Makan Siang

7 November 2026 - 13:47 WIB

Razia Gabungan di Gresik Jaring 29 Orang, Hasil Skrining Temukan Positif HIV dan Sifilis

7 November 2026 - 13:40 WIB

Ketua L KPK H. Suja’i Hadiri HUT ke-16 Metro Soerya, Dorong Media Profesional dan Kawal Transparansi Publik

7 November 2026 - 13:34 WIB

HUT ke-16 Metro Soerya, Kapolsek Kenjeran Tegaskan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

7 November 2026 - 08:29 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

6 November 2026 - 13:28 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!