Surabaya, Potretrealita.com – Publik dikejutkan oleh penemuan jenazah seorang wanita di dalam kendaraan operasional milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan yang terparkir di area Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6/2026) siang.
Peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika sesosok jenazah ditemukan di dalam mobil Toyota Innova hitam bernomor polisi M 1090 GP. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Sedati bersama Tim Inafis Polda Jawa Timur segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Tepat pukul 14.15 WIB, proses evakuasi berhasil dilakukan. Jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Porong guna menjalani pemeriksaan otopsi lebih lanjut.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, membenarkan bahwa kendaraan tempat ditemukannya korban merupakan aset resmi pemerintah daerah.
“Kendaraan dengan nomor polisi M 1090 GP tercatat sebagai aset operasional Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemerintah Kabupaten Bangkalan,” ujar Lukman memberikan konfirmasi.
Korban berhasil teridentifikasi sebagai Ruli Yuni Setiawati (50), warga Desa Melajah, Kecamatan Bangkalan. Korban diketahui aktif menjabat sebagai Sekretaris di lingkungan Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan. Saat ini, pihak dinas terkait masih menelusuri riwayat log penggunaan kendaraan serta daftar kehadiran korban sebelum insiden tragis ini terjadi.
Tim medis dan forensik RS Bhayangkara Porong telah merilis beberapa poin temuan awal dari pemeriksaan luar dan dalam terhadap jenazah korban:
* Cedera Fisik: Ditemukan luka robek pada cuping telinga kiri yang diduga akibat benturan benda tumpul.
* Indikasi Asfiksia: Terdapat pelebaran pembuluh darah pada selaput lendir kelopak mata, disertai perubahan warna kebiruan (sianosis) pada bibir korban.
* Kondisi Organ Dalam: Ditemukan warna merah kehitaman pada lidah, epiglotis, saluran pernapasan atas, serta dinding lambung, bersamaan dengan tanda-tanda awal pembusukan organ tubuh.
* Uji Spesifik: Uji Tosmalin pada otot tangan kanan menunjukkan hasil warna merah pucat.
* Temuan Lain: Tim forensik memastikan tidak ditemukan cairan sperma, sehingga dugaan kekerasan seksual dapat disingkirkan. Pemeriksaan dalam juga menyatakan korban tidak dalam kondisi hamil.
Untuk memastikan penyebab pasti kematian, tim kedokteran forensik telah mengamankan sampel jaringan ginjal, lambung, serta beberapa bahan biologi lainnya untuk dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur guna uji toksikologi.
“Penyebab pasti kematian baru dapat ditetapkan secara medis setelah seluruh hasil laboratorium selesai dan dianalisis secara menyeluruh oleh tim ahli,” tegas perwakilan tim pemeriksa forensik.
Merespons insiden ini, Pemkab Bangkalan menyatakan sikap terbuka dan siap mengawal kasus ini hingga tuntas. Bupati Lukman Hakim menegaskan komitmennya untuk membantu kerja kepolisian.
“Kami mendukung penuh proses penyelidikan dan penegakan hukum yang sedang berjalan. Semua keterangan resmi lanjutan akan kami sampaikan secara transparan setelah hasil otopsi final dan penyelidikan kepolisian selesai dilakukan,” pungkas Bupati. (Mul)











