Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Kriminal · 27 Mei 2026 14:25 WIB ·

Sindikat Pemalsuan STNK Dibongkar, Polisi Sita Ratusan Dokumen dan Kendaraan Bodong


 Sindikat Pemalsuan STNK Dibongkar, Polisi Sita Ratusan Dokumen dan Kendaraan Bodong Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil membongkar jaringan kejahatan yang diduga terlibat dalam praktik penadahan kendaraan hasil kejahatan, pemalsuan dokumen kendaraan, hingga penipuan di wilayah Surabaya dan Pasuruan. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan lima orang tersangka dengan peran berbeda dalam sindikat terstruktur tersebut.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait adanya transaksi kendaraan bermotor yang menggunakan dokumen tidak sah. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung melakukan penyelidikan intensif melalui pemeriksaan saksi, pendalaman informasi, hingga profiling terhadap para pelaku.

Setelah mengantongi bukti permulaan yang cukup, petugas melakukan penangkapan di sejumlah lokasi berbeda, yakni di Pondok Pesantren Nurul Khidmah Surabaya, SPBU Kebonagung Pasuruan, Desa Toyaning Kabupaten Pasuruan, serta kawasan Petahunan Kota Pasuruan.

Lima tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial W.I.S. (30) warga Banyuwangi, A.Y.H. (26) asal Pasuruan, A. (57) warga Pasuruan, A.R. (45) asal Kabupaten Pasuruan, dan M.A. (53) warga Kota Pasuruan.

Dari hasil penyidikan, para tersangka diketahui memiliki peran yang saling berkaitan. Tersangka W.I.S. berperan menjual mobil Honda CRV menggunakan STNK palsu. Sementara A.Y.H. menjalankan praktik jual beli kendaraan dengan dokumen tidak sah. Tersangka A. bertugas mengantarkan kendaraan kepada calon pembeli.

Sedangkan A.R. diketahui memproduksi dokumen menyerupai STNK asli menggunakan perangkat cetak dan bahan khusus. Adapun M.A. berperan sebagai penyedia bahan baku untuk pembuatan dokumen palsu tersebut.

Dalam pengungkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 318 lembar surat pajak kendaraan, 22 STNK, 7 KTP, 2 SIM, serta berbagai peralatan cetak dokumen seperti printer, stempel, alat pemotong, alat tulis, dan bahan pencetak lainnya. Polisi juga menyita sejumlah kendaraan bermotor, di antaranya sepeda motor PCX, Nex, Fino, CS1, serta mobil XL7 dan Honda CRV.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 591 KUHP tentang Persekongkolan Jahat, Pasal 391 KUHP tentang Penadahan Barang Hasil Kejahatan, Pasal 492 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai Pemalsuan Surat, serta Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto menegaskan bahwa pihaknya masih terus mengembangkan penyidikan guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam praktik pemalsuan dokumen kendaraan dan peredaran kendaraan bodong di wilayah Jawa Timur.

“Pengungkapan ini menjadi bukti nyata adanya jaringan kejahatan terstruktur dalam peredaran kendaraan bermotor dengan dokumen palsu. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk memberantas praktik serupa,” tegasnya.

Polrestabes Surabaya berharap penindakan tegas terhadap sindikat ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku serta meningkatkan rasa aman masyarakat terhadap maraknya peredaran kendaraan bermotor dengan dokumen palsu. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Apresiasi Dedikasi Petugas Kebersihan, Cleaning Service RS Ibnu Sina Gresik Gelar Gathering Bersama Keluarga ke Yogyakarta

8 November 2026 - 10:02 WIB

Sasar Berbagai Profesi, Peredaran Narkoba di Lamongan Terbongkar dalam 17 Kasus

8 November 2026 - 09:57 WIB

“Tertibkan Kotanya, Jangan Matikan Dapur”, Cakra Muda Siap Kritik Kebijakan Penataan PKL Surabaya

8 November 2026 - 09:52 WIB

Hari ke-13 Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Tanjung Perak Tindak 15 Kendaraan Besar Pelanggar Jam Operasional

7 November 2026 - 13:55 WIB

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis dan Bagikan Makan Siang

7 November 2026 - 13:47 WIB

Razia Gabungan di Gresik Jaring 29 Orang, Hasil Skrining Temukan Positif HIV dan Sifilis

7 November 2026 - 13:40 WIB

Trending di Gresik
error: Content is protected !!