Surabaya, Potretrealita.com – Tim Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madas Sedarah melaksanakan ibadah umrah bersama sebagai bentuk penguatan spiritual sekaligus mempererat ukhuwah persaudaraan antaranggota. Kegiatan yang difasilitasi Madas Travel tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Madas Sedarah, Bung Taufik.
Ibadah di Tanah Suci itu tidak hanya menjadi perjalanan religius, tetapi juga momentum refleksi dan konsolidasi organisasi. Dalam suasana penuh kekhusyukan, jajaran DPP Madas Sedarah meneguhkan komitmen untuk terus menjunjung tinggi nilai keimanan, persatuan, dan kepedulian sosial sebagai ruh gerakan organisasi.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Ketua Cabang Istimewa Madas Sedarah Saudi Arabia. Momen ini menjadi tonggak penting dalam perluasan jaringan organisasi ke tingkat internasional.
Pembentukan cabang istimewa tersebut menandai kehadiran resmi Madas Sedarah di luar negeri, seiring meningkatnya partisipasi masyarakat Indonesia di Saudi Arabia. Langkah ini sekaligus menjadi respons atas tingginya antusiasme anggota di perantauan.
Ketua Umum Madas Sedarah, Bung Taufik, menegaskan bahwa terbentuknya cabang istimewa tersebut merupakan amanah dari semangat kebersamaan anggota di Saudi Arabia.
“Kami melihat semangat persaudaraan yang sangat kuat di Saudi Arabia. Antusiasme untuk bergabung begitu besar, dan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk menghadirkan struktur organisasi yang tertata dan bermanfaat,” ujar Bung Taufik.
Menurutnya, Madas Sedarah tidak hanya hadir sebagai organisasi formal, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan dan pengabdian sosial bagi masyarakat Indonesia, khususnya di luar negeri.
“Madas Sedarah harus menjadi perekat, bukan sekadar simbol. Di mana pun berada, kita ingin organisasi ini memberi rasa aman, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan kepedulian sosial,” katanya.
Ia menambahkan, pelantikan cabang istimewa di Saudi Arabia merupakan bagian dari visi jangka panjang organisasi untuk mengembangkan jaringan hingga ke berbagai negara lain.
“Ke depan, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas diaspora Indonesia di berbagai negara yang ingin bergabung. Madas Sedarah siap berkembang secara global, namun tetap berakar pada nilai kebangsaan dan keagamaan,” tutur Bung Taufik.
Dengan berlandaskan nilai religius, semangat gotong royong, dan persaudaraan yang inklusif, Madas Sedarah terus memantapkan diri sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjunjung persatuan lintas wilayah dan negara.
Perjalanan umrah bersama ini menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi tidak hanya dibangun melalui struktur, tetapi juga melalui keikhlasan, doa, dan komitmen bersama. Dari Tanah Suci, Madas Sedarah menegaskan tekad untuk terus tumbuh, memberi manfaat, serta menjaga persaudaraan di tengah dinamika masyarakat. (Red)











