Sampang, Potretrealita.com – Kepedulian terhadap kampung halaman kembali ditunjukkan oleh seorang tokoh masyarakat asal Kabupaten Sampang, Madura. Sosok tersebut adalah H Jamal, warga Dusun Ban-Baban, Desa Astapah Kecamatan Omben, yang sukses membangun jalan sepanjang kurang lebih delapan kilometer menggunakan dana pribadinya senilai Rp2 miliar dan di bantu warga sekitar.
Menyita perhatian dan respon yang sangat luar biasa oleh warga dan viral di media sosial aksi mulia yang di lakukan H. Jamal ini. Pasalnya, jalan desa yang selama puluhan tahun rusak parah dan nyaris tak tersentuh pembangunan kini telah mulus dan bisa dimanfaatkan masyarakat secara luas.
Kondisi jalan rusak yang menghambat aktivitas warga menjadi pemantik niat baiknya. Ia mengungkapkan, pembangunan jalan tersebut dilandasi kepedulian sosial sekaligus nadzar pribadi. Jalan yang rusak bertahun-tahun dinilai sangat menghambat roda kehidupan warga, mulai dari aktivitas ekonomi, akses pendidikan hingga layanan kesehatan.
H. Jamal dikenal sebagai pengusaha besi tua yang merantau dan mengembangkan usahanya di Surabaya. Meski sukses di perantauan, kepeduliannya terhadap tanah kelahiran tak pernah luntur.
“Pembangunan jalan ini saya persembahkan untuk masyarakat,” ujar Aba Jamal.panggilan akrab beliau di dampingi salah satu tokoh masyarakat bapak Mursidi.
Langkah inspiratif ini pun mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan warga sekitar. Ia menilai apa yang dilakukan Aba Jamal merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan desa.
Ini adalah teladan yang baik dan patut diapresiasi. Kontribusi seperti ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap daerah asal dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat,” kata Mursidi selaku tokoh masyarakat Dusun Ban-Banban
Usai rampungnya pemavingan yang di kerjakan kurang lebih memakan waktu tiga bulan ,H Jamal akan menggelar acara syukuran sekaligus peresmian yang akan dihadiri ratusan warga dan juga akan mengundang pemangku wilayah.
Ia berharap, pembangunan jalan tersebut dapat memperlancar aktivitas warga sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Astapah khususnya Dusun Ban – Baban dan wilayah sekitarnya. H. Jamal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan serta menghidupkan kembali semangat gotong royong demi kemajuan desa.
Setelah kita ketahui bersama, pada fenomena di atas dapat kita simpulkan bahwa dilakukan pemavingan atau pun pengaspalan Jalan desa yang menggunakan uang pribadi seseorang dikarenakan pengajuan perbaikan jalan tidak kunjung mendapat respon kejelasan dan titik terang atau anggaran pembangunan masuk kantong pribadi. (Red)











