Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Bangkalan · 30 Nov 2025 08:42 WIB ·

Warga Desa Banangkah Gelar Gotong Royong Cegah DBD di Musim Penghujan


 Warga Desa Banangkah Gelar Gotong Royong Cegah DBD di Musim Penghujan Perbesar

Bangkalan, Potretrealita.com – Upaya pencegahan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan terus digencarkan oleh masyarakat. Warga Desa Banangkah, Dusun Nagger, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, menggelar kegiatan gotong royong pada Minggu (30/11/2025) dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah antisipasi dini terhadap penyebaran DBD.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu turut dihadiri tokoh masyarakat (tomas) serta beberapa elemen warga yang tergabung dalam komunitas “Nagger Betes Bersatu”. Mereka bersama-sama membersihkan selokan, halaman rumah warga, serta area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti.

Saiful, salah satu tokoh masyarakat yang juga menggerakkan kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam memerangi DBD.

“Ini wujud ‘smart society’ atau masyarakat cerdas. Sadar bahwa kesehatan bisa diwujudkan dengan upaya bersama, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit demam berdarah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saiful menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong bukan hanya ditujukan untuk memutus rantai penyebaran nyamuk, namun juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan memupuk jiwa sosial antarwarga. Menurutnya, kebersihan lingkungan memiliki dampak besar terhadap keberhasilan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Ia menambahkan bahwa musim penghujan yang diawali dengan pancaroba menjadi waktu yang rawan bagi perkembangbiakan jentik nyamuk. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Saya minta agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan menimbun air,” tutup Saiful.

Dengan adanya gerakan gotong royong ini, masyarakat Desa Banangkah berharap mampu menekan risiko penyebaran DBD sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya hidup bersih dan sehat. (Red)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi, Komitmen Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

15 Januari 2026 - 13:57 WIB

Absensi Lalu Pulang? Oknum ASN Pejagan Dituding Langgar Disiplin

15 Januari 2026 - 09:52 WIB

Panen Raya Pemasyarakatan 2025, Rutan Kelas I Surabaya Sumbang Lele untuk Korban Banjir Sumatra

15 Januari 2026 - 09:38 WIB

HUT ke-1 Kodim 0830/Surabaya, TNI–Polri–Pemkot dan Warga Gelar Kerja Bakti di Kapasan

15 Januari 2026 - 05:50 WIB

Duta Pemuda Pancasila Hadiri Sandor Kesenian Madura, Wujud Pelestarian Budaya di Tengah Masyarakat Perkotaan

15 Januari 2026 - 05:40 WIB

Soal Siswa Dipulangkan Hadiri Resepsi Guru, Kadisdik: Tidak Boleh Terulang!

14 Januari 2026 - 12:31 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!