Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 16 Nov 2025 11:59 WIB ·

Direktur APMP Jatim Desak KPK dan PPATK Tertibkan Administrasi LHKPN Seluruh Pejabat Publik


 Direktur APMP Jatim Desak KPK dan PPATK Tertibkan Administrasi LHKPN Seluruh Pejabat Publik Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Direktur APMP Jatim (Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Jawa Timur), Acek Kusuma menyoroti tajam dengan maraknya korupsi dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) yang terjadi di Indonesia khususnya Provinsi Jawa Timur.

Menurut dirinya, bahwa ketika kekuatan kapitalis dan korporat termasuk pejabat yang sengaja berkamuflase di balik berbagai kedok terlibat dalam praktik terselubung.

Dijelaskan oleh Acek, kondisi atau fenomena seperti tersebut sering menjadi batu sandungan dalam penanganan tindak pidana pencucian uang.

“Teknik beneficial ownership kerap dijadikan alat untuk menyembunyikan aktor utama di balik TPPU (money laundering),” ungkapnya, Minggu (16/11/2025).

Oleh sebab itu, Ketua APMP Jatim mendesak KPK dan PPATK untuk segera menertibkan administrasi LHKPN seluruh pejabat publik dan aparatur negara agar tidak bermain-main dengan pengelolaan uang negara.

“Pemerintah harus ambil langkah preventif dan tertib administrasi termasuk wajib hukumnya seluruh pejabat menyampaik LHKPN secara konsisten. Harus ada scraning kepada seluruh perusahaan dan merasionalisasikan sumber keuangannya,” kata Acek dengan tegas pada media ini.

“Saya besok tanggal 29 November ke Jakarta lagi untuk gladi resik aksi dan tanggal 9 Desember ke Jakarta lagi tepat hari H aksi persembahan Direktur APMP Jatim dalam merayakan hari anti korupsi dunia,” imbuhnya.

Acek menyebut, temuan tersebut bukan sekadar kekeliruan administratif, melainkan indikasi kuat adanya praktik penyimpangan dan kolusi sistematis yang merugikan keuangan negara serta mengkhianati amanah publik.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan tindak pidana pencucian uang dan korupsi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga penegak hukum. (Red)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari ke-13 Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Tanjung Perak Tindak 15 Kendaraan Besar Pelanggar Jam Operasional

7 November 2026 - 13:55 WIB

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis dan Bagikan Makan Siang

7 November 2026 - 13:47 WIB

Razia Gabungan di Gresik Jaring 29 Orang, Hasil Skrining Temukan Positif HIV dan Sifilis

7 November 2026 - 13:40 WIB

Ketua L KPK H. Suja’i Hadiri HUT ke-16 Metro Soerya, Dorong Media Profesional dan Kawal Transparansi Publik

7 November 2026 - 13:34 WIB

HUT ke-16 Metro Soerya, Kapolsek Kenjeran Tegaskan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

7 November 2026 - 08:29 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

6 November 2026 - 13:28 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!