Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 11 Okt 2025 04:23 WIB ·

Bansus 1455 di Haul Solo : Menjaga Nama Baaik, Kesabaran dan Ketulusan


 Bansus 1455 di Haul Solo : Menjaga Nama Baaik, Kesabaran dan Ketulusan Perbesar

Pasuruan, Potretrealita.com – 11-10-2025. Ada yang datang ke Maulid Nabi dan Haul Solo dengan tangan kosong, tapi hatinya penuh harap. Ada yang datang dengan tugas, mengenakan seragam Bansus1455, membawa nama Sidogiri, membawa amanah yang tidaktertulis: menjaga nama baik, kesabaran dan ketulusan. Mereka tidak sekadar hadir untuk mengatur parkir atau menertibkan barisan jamaah dan mengawal jalan paraundangan, tapi menjaga sesuatu yang lebih halus-marwah khidmah.

Di antara hiruk pikuk shalawat dan tahlil, spanduk,danpengeras suara yang kadang menggelegar, adakerja-kerja kecil yang tidak tampak di foto. Seorang santrimenyeka keringat yang kepanasan. Seorang lagimenuntun lansia menuju tempat duduk. Tidak ada tepuktangan.Tidak ada nama yang disebut. Hanya zikir pelanyang bergema di dada mereka sendiri: khidmah lillāh.

Melayani tamu Maulid dan Haul bukanlah pekerjaan yangdijanjikan dunia. Tidak ada gaji, tidak ada sertifikat.Tapiada satu hal yang diyakini: barakah. Kata yang seringdisalahpahami sebagai semacam hadiah gaib. Padahal,barakah itu bukan hasil, tapi cara. la muncul saat hatiikhlas bekerja tanpa perlu disaksikan.

Bansus1455, di hari-hari seperti itu, menjadi cermin dari Sidogiri yang lebih besar: lembaga yang hidup bukankarena kuatnya struktur, tapi karena semangat khidmah.

Yang datang ke Solo tidak hanya sedang menjalankantugas melainkan juga sedang menyambung.Menyambung niat para masyayikh yang sejak dulumengajarkan: khidmah bukan untuk dilihat, tapi untukmenundukkan diri di hadapan keberkahan.

Maka kalau kau melihat seorang anggota Bansus1455 mungkin tetap tersenyum saat dimarahi jamaah, janganburu-buru menilainya lemah. Ia sedang belajar menjadikuat tanpa melawan. Karena sabar, di dunia khidmah,bukan kelemahan, tapi latihan rohani.

Semoga semua yang hadir, yang melayani, yang diam tapibekerja,diberi sehat, sabar, dan keikhlasan. Sebab darimerekalah Sidogiri hadir dengan cara yang paling sunyi:menjaga nama baik, bukan hanya di spanduk danseragam, tapi di hati yang tahu untuk siapa semua inidilakukan. Amīn. lebih sedikit.
Mas Dwi Nawawi. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 138 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelorakan Kecintaan kepada Rasulullah, Keluarga Abd. Hasan Gelar Majelis Maulid Nabi di Surabaya

8 September 2026 - 13:30 WIB

Lahan Pemkot Disulap Jadi Kebun Golden Melon, Polres Tanjung Perak Dorong Ketahanan Pangan

8 September 2026 - 13:20 WIB

Bank Jatim dan Grahadi Jadi Sasaran Aksi Jilid III APMP JATIM, Acek Kusuma Minta Dugaan Penyimpangan Dibuka

8 September 2026 - 13:07 WIB

Sebulan Edarkan Tembakau Sintetis, Z Diciduk Polisi di Kost Jojoran Surabaya

8 September 2026 - 12:56 WIB

LSM Trinusa Bongkar Sorotan Aliran Dana Rp18 Miliar, KPK Didesak Telusuri hingga ke Akar

8 September 2026 - 11:49 WIB

Sidak Beras di Pasar Surabaya, Satgas Pangan Temukan Harga Premium Masih di Atas HET

8 September 2026 - 10:48 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!