Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Hukum · 28 Jul 2025 14:24 WIB ·

Tangkap Bandar Sabu, Satrenarkoba Tuai Pujian Dari Masyarakat Wonosunyo


 Tangkap Bandar Sabu, Satrenarkoba Tuai Pujian Dari Masyarakat Wonosunyo Perbesar

Pasuruan, potretrealita.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Seorang pria yang diduga sebagai bandar narkoba bernama Kusnadi alias Duplek, lebih dulu diamankan sebelum petugas melakukan penggeledahan di rumah mewah miliknya pada Minggu (27/07/2025) sekitar pukul 12.36 WIB.

Penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba, Iptu Yoyok Herdianto, S.H., dan disaksikan oleh Kepala Desa Wonosunyo, M. Saleh, mengungkap fakta mengejutkan. Rumah milik Kusnadi yang berada di perbatasan Kabupaten Pasuruan dengan Mojokerto, tepat di kaki gunung, ternyata dijadikan sarang dan tempat penyimpanan narkotika jenis sabu. Bukan hanya di dalam rumah, bahkan di pekarangan rumahnya pun ditemukan barang-barang terlarang tersebut.

Dalam operasi itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa klip plastik kecil berisi sabu yang siap diedarkan, dibungkus plastik hitam, serta potongan sedotan yang diduga digunakan untuk menakar sabu. Petugas menyisir seluruh area rumah, termasuk pekarangan, dan mengamankan berbagai barang mencurigakan.

Yang lebih mencengangkan, ditemukan sekitar 10 bilik yang tersebar di dalam maupun luar rumah, yang diduga kuat digunakan sebagai tempat untuk mengonsumsi narkotika. Aktivitas di lokasi tersebut diduga berlangsung hampir sepanjang hari, mulai pagi hingga malam.

Kepala Desa Wonosunyo, M. Saleh, mengaku bahwa aktivitas mencurigakan di rumah Kusnadi alias Duplek sudah lama meresahkan warga. Namun, masyarakat enggan melapor karena takut terhadap ancaman dari pihak luar.

“Kebanyakan yang datang ke rumah Duplek bukan warga sini. Mereka berasal dari luar desa. Saya sering menerima keluhan dari warga, tetapi kami tidak berani bertindak karena khawatir akan keselamatan,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan apresiasinya atas langkah tegas dari jajaran Polres Pasuruan, khususnya Satresnarkoba.

“Saya sangat berterima kasih kepada Kapolres Pasuruan. Desa kami sebenarnya dikenal sebagai daerah wisata, namun citra itu mulai rusak akibat peredaran narkoba. Langkah kepolisian ini menjadi angin segar bagi masyarakat,” tambahnya.

Warga setempat juga menyebut, bahwa Kusnadi kerap menimbulkan keresahan, terutama pada malam hari. Suara bising dari sound system yang dinyalakan keras di rumahnya diduga digunakan untuk menyamarkan suara pesta narkoba.

“Kalau sound system sudah menyala keras, pasti banyak orang datang silih berganti. Kami menduga mereka sedang pesta sabu,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sementara itu, Kusnadi alias Duplek dan rekannya, Ansori, telah lebih dahulu diamankan oleh pihak kepolisian sehari sebelum penggeledahan dilakukan. (BERSAMBUNG)

(Mal/kuh/SY41)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tuntutan Dan Vonis Dirasa Janggal, Ida Bagus Beri Penjelasan Terkait Adanya Dugaan Gratifikasi

13 Januari 2026 - 13:26 WIB

Memilukan, Lansia Calon Haji di Sampang Tak Bisa Berangkat Karena Kendala Pendamping

13 Januari 2026 - 05:38 WIB

Kapolda Jatim: Pejabat Baru Harus Adaptif dan Siap Hadirkan Terobosan Pelayanan Publik

12 Januari 2026 - 11:22 WIB

Prosesi Pertunangan Penuh Haru: Ratu Anisa Bilqis dan Muhammad Shodikin Resmi Bertunangan

12 Januari 2026 - 11:13 WIB

Kepemimpinan Humanis Kompol Zainur Rofik Wujudkan Polri Presisi di Simokerto

12 Januari 2026 - 11:03 WIB

Massa Protes Relokasi RPH Pegirian, Truk Bermuatan Sapi Warnai Aksi di DPRD Surabaya

12 Januari 2026 - 09:34 WIB

Trending di Dprd
error: Content is protected !!