Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Kriminal · 20 Mei 2025 15:11 WIB ·

Pengacara Ahmad Rifa’i,S.H,” Tragedi Pembacokan Salamullah di Jalan Kedinding Lor Hingga Meninggal Dunia, Diduga Bukan Karena di Massa Melainkan di Bunuh Satu Orang”


 Pengacara Ahmad Rifa’i,S.H,” Tragedi Pembacokan Salamullah di Jalan Kedinding Lor Hingga Meninggal Dunia, Diduga Bukan Karena di Massa Melainkan di Bunuh Satu Orang” Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Korban pembacokan yang di lakukan oleh orang tidak di kenal di jalan Kedinding Lor Surabaya menjadi sebuah pertanyaan yang sangat besar bagi keluarga korban.Senin ( 19/5/2025 )

Kejadian ini berawal dari ramainya rekaman CCTV korban pembacokan Salamullah ( 30 thn ) warga bulak banteng madya gang 10 nmr 35 Kelurahan Sidotopo wetan Kecamatan Kenjeran Surabaya,ini di teriakin pencuri ( maling ),sambil berlari masuk ke area masjid Shirothol Mustaqim,dengan pakai baju putih dengan pakai sarung sesuai foto yang di TKP.

Tiba tiba dari foto yang beredar di medsos,korban Salamullah sudah berlumuran darah dengan luka sobek di dada bahkan tangan korban terputus hingga hilangnya nyawa.

Dari kejadian ini pihak pengacara Ahmad Rifai,S.H sekaligus ketua RW 9 Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan Kenjeran Surabaya angkat bicara, terkait kejadian ini sangatlah ganjal dan tidak masuk akal,dari teriakan maling,kenapa korban ini sampai meninggal dunia dengan beberapa sayatan di tubuhnya hingga lengan putus,ini menjadi pertanyaan yang harus bisa di ungkap oleh pihak kepolisian,dari Polsek Kenjeran maupun Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” ujar Ahmad Rifa’i

“Dengan kejadian ini saya meminta perkara ini harus menjadikan atensi,karena sangat di pertanyakan dengan kejadian tersebut,supaya hukum ini tidak di permainkan oleh oknum siapapun”

Sambungnya, pembunuhan ini kemungkinan besar dilakukan oleh satu orang bukan dimassa,kalaupun anak ini mencuri setidaknya ada bukti yg di curi oleh korban

“Harapan kami supaya tersangka bisa terungkap secepatnya dan jangan sampai dengan kejadian ini kriminalitas semakin tinggi,karena sangat mudah masyarakat untuk mengatakan pencuri hingga bisa menghilangkan nyawa seseorang,”pungkasnya.

Sebelum berita ini di naikkan,pihak Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sudah di mintai konfirmasi,tetapi tidak ada tanggapan sampai berita di naikkan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 252 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari ke-13 Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Tanjung Perak Tindak 15 Kendaraan Besar Pelanggar Jam Operasional

7 November 2026 - 13:55 WIB

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis dan Bagikan Makan Siang

7 November 2026 - 13:47 WIB

Razia Gabungan di Gresik Jaring 29 Orang, Hasil Skrining Temukan Positif HIV dan Sifilis

7 November 2026 - 13:40 WIB

Ketua L KPK H. Suja’i Hadiri HUT ke-16 Metro Soerya, Dorong Media Profesional dan Kawal Transparansi Publik

7 November 2026 - 13:34 WIB

HUT ke-16 Metro Soerya, Kapolsek Kenjeran Tegaskan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

7 November 2026 - 08:29 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

6 November 2026 - 13:28 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!