Sidoarjo, potretrealita.com — Pemerintah Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, menggelar Pengajian Akbar dalam rangka Sedekah Bumi Desa Pabean Tahun 2026, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Pabean tersebut menghadirkan Gus Muhammad Iqdam bersama Hadrah Pusat Sabilu Taubah.
Antusiasme masyarakat mulai terlihat sejak sore hari. Warga dari berbagai kalangan berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga acara utama yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.00 WIB sampai selesai.
Pengajian akbar tersebut menjadi bagian dari rangkaian tradisi Sedekah Bumi Desa Pabean sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan antara masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan Pemerintah Desa Pabean.
Kolaborasi Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat dan Pemuda
Kepala Desa Pabean, Iswahyudi, mengatakan pelaksanaan pengajian akbar tersebut terlaksana berkat dukungan dan kebersamaan berbagai unsur masyarakat.
Menurutnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, Pemerintah Desa Pabean, serta Karang Taruna turut berperan dalam mendukung kelancaran kegiatan.
“Kegiatan ini merupakan kebersamaan para tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah desa dan pemuda. Karang Taruna juga turut serta dalam membantu pelaksanaan kegiatan,” ujar Iswahyudi.
Selain dukungan masyarakat, aspek keamanan juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan. Banser bersama personel Polsek Sedati turut melakukan pengamanan untuk memastikan rangkaian acara berjalan aman dan tertib.
“Untuk pengamanan, Banser dan Polsek Sedati turut membantu menjaga keamanan agar masyarakat dapat mengikuti acara dengan nyaman dan tertib,” tambahnya.
GSN Sampaikan Edukasi Bahaya Narkoba
Tingginya jumlah masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyampaikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Ketua Umum Garda Semeru Nusantara (GSN), Dadang Buana, SH, berinisiatif membagikan brosur edukasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat yang hadir.
Menurut Dadang, kegiatan masyarakat yang diikuti banyak warga dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan pencegahan narkoba secara langsung, khususnya kepada generasi muda.
“Ketika masyarakat berkumpul dalam kegiatan seperti ini, tentu menjadi momentum yang baik untuk menyampaikan edukasi tentang bahaya narkoba. Kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, bersama-sama memahami dampak penyalahgunaan narkoba dan ikut melakukan pencegahan,” ujar Dadang Buana, SH.
Ia menegaskan, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak semata-mata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Peran keluarga, masyarakat, tokoh agama, pemuda, lembaga sosial, serta berbagai elemen masyarakat dinilai penting dalam membangun lingkungan yang mampu mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Melalui kegiatan tersebut, Sedekah Bumi Desa Pabean tidak hanya menjadi tradisi tahunan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan sosial yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat. (Red)











