Surabaya, potretrealita.com — Dalam upaya merespons tingginya keluhan masyarakat terkait ketidaktertiban berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua (R2), Polrestabes Surabaya resmi meluncurkan kampanye keselamatan bertajuk “Suroboyo Wani Tertib”.
Program ini fokus pada penataan kedisiplinan pengendara, khususnya dalam hal penggunaan lajur kiri bagi kendaraan roda dua serta kepatuhan berhenti di belakang stop line (garis marka jalan) saat lampu merah.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie, menjelaskan bahwa penertiban ini pada tahap awal difokuskan di sejumlah ruas jalan protokoler utama, salah satunya di kawasan Jalan Darmo dan Jalan Diponegoro, sebelum nantinya diperluas ke jalur-jalur lain di Kota Surabaya.
”Kami melakukan kanalisasi untuk pengendara sepeda motor agar menggunakan jalur sebelah kiri, sementara mobil menggunakan lajur kanan. Ini bertujuan agar arus lalu lintas lebih teratur dan secara signifikan dapat mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas yang selama ini masih cukup tinggi,” ujar Kombes Pol Luthfie dalam video kampanyenya.
Berbeda dari razia penindakan pada umumnya, Polrestabes Surabaya mengemas kampanye ini dengan pendekatan yang humanis, kreatif, dan interaktif. Petugas kepolisian turun langsung ke jalan memberikan edukasi kepada para pengendara motor yang kedapatan belum terti, seperti helm yang kurang pas atau posisi berhenti yang melampaui marka jalan, namun langsung diberikan apresiasi berupa penggantian helm standar secara gratis di tempat.
Selain itu, program “Suroboyo Wani Tertib” juga membagikan reward menarik bagi para pengendara motor yang tertib berlalu lintas (lengkap atribut keselamatan, berada di lajur kiri, dan berhenti di belakang marka) yang berhasil terjaring kamera pengawas atau tim secara candid.
Poin Utama Kampanye “Suroboyo Wani Tertib”:
Motor Gunakan Lajur Kiri :
Pemisahan jelas antara jalur sepeda motor dan mobil untuk kelancaran bersama.
Berhenti di Belakang Stop Line :
Membiasakan pengendara agar tidak melampaui marka jalan saat lampu merah.
Tidak Melawan Arus :
Menghilangkan kebiasaan berbahaya yang kerap memicu kecelakaan fatal.
Melalui kampanye kreatif ini, Polrestabes Surabaya mengajak seluruh warga “Arek-Arek Suroboyo” untuk bersama-sama membudayakan tertib berlalu lintas demi keselamatan di jalan raya. Suroboyo Wani Tertib, Senantiasa Menjadi Lebih Baik. (Mul)











