Surabaya, potretrealita.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di kawasan Donokerto Baru, Surabaya. Seorang warga bernama Abdul Hasan melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Supra X 125 cc miliknya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Simokerto, Senin (3/8/2026).
Laporan tersebut tercatat dengan nomor TBL-B/129/VIII/SPKT/POLSEK SIMOKERTO/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JATIM.
Berdasarkan laporan korban, aksi pencurian terjadi sekitar pukul 02.20 WIB di samping rumah korban di kawasan Donokerto Baru. Sebelumnya, dua orang yang diduga sebagai pelaku terlihat masuk melalui Gang 1 Donokerto dengan berjalan kaki sekitar pukul 01.55 WIB.
Pergerakan kedua pelaku tersebut terekam kamera CCTV milik warga. Dalam rekaman, keduanya diduga memanfaatkan situasi lingkungan yang masih sepi menjelang subuh.
Pelaku kemudian diduga merusak kunci setir sepeda motor Honda Supra X 125 cc bernomor polisi L 6393-NE yang diparkir di samping rumah korban. Setelah berhasil menguasai kendaraan, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor tersebut.
Tidak hanya kendaraan, STNK dan KTP milik korban yang tersimpan di dalam jok motor juga ikut hilang dalam kejadian tersebut.
Akibat pencurian itu, Abdul Hasan mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp5 juta.
“Saya kaget sekali. Motor saya hilang menjelang subuh, padahal sudah saya parkir di samping rumah. Setelah dicek CCTV, ternyata pelaku merusak kunci dan langsung membawa kabur. STNK dan KTP saya ikut lenyap,” ujar Abdul Hasan.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Simokerto. Kepala SPKT B Polsek Simokerto, Aiptu Eko Sarjanto, mengatakan pihaknya telah menerima laporan resmi korban dan mengamankan rekaman CCTV yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
“Kami sudah menerima laporan resmi dari korban dan mengamankan rekaman CCTV sebagai bukti. Tim akan bergerak cepat untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan keamanan warga di kawasan permukiman,” ujarnya.
Kasus pencurian kendaraan bermotor tersebut kini dalam proses penyelidikan kepolisian. Rekaman CCTV diharapkan dapat membantu petugas mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan faktor keamanan ketika memarkir kendaraan, khususnya pada malam hingga menjelang pagi hari. (Mul)











