Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 15 Jul 2026 07:08 WIB ·

KASBI Jatim Serukan: SPMB Harus Bersih, Transparan, dan Bebas Intervensi Pihak Berkuasa


 KASBI Jatim Serukan: SPMB Harus Bersih, Transparan, dan Bebas Intervensi Pihak Berkuasa Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Kekacauan dan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 di Kota Surabaya kini menjadi sorotan publik. Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Wilayah Jawa Timur pun bergerak tegas dengan merencanakan aksi damai pada Kamis, 16 Juli 2026.

Langkah ini tertuang dalam surat resmi bernomor 021/PW-KASBI/07.2026 bertanggal 14 Juli 2026 yang disampaikan kepada Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur. Dokumen tersebut menegaskan sikap tak kompromi terhadap segala bentuk pelanggaran prosedur, manipulasi, dan praktik korupsi yang mencederai layanan pendidikan publik.

KASBI menegaskan pelaksanaan SPMB wajib berjalan murni berdasarkan ketentuan jalur afirmasi, prestasi, dan zonasi. Tak boleh ada celah bagi pengaturan kuota, pungutan di luar aturan, maupun rekayasa data yang hanya menguntungkan segelintir pihak. Posisi ini didasari Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi, serta hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024–2025 yang hanya mencatat indeks integritas sektor pendidikan sebesar 69,50—angka yang masih jauh dari standar kepercayaan publik.

“Pendidikan adalah hak konstitusional setiap anak bangsa. Setiap upaya merusak proses SPMB adalah pengkhianatan nyata terhadap keadilan dan masa depan generasi penerus. Kami menuntut kepolisian bertindak tanpa pandang bulu, tutup rapat ruang bagi praktik kotor yang memiskinkan harapan masyarakat,” tegas Pokemon.

Organisasi ini mengingatkan, kelalaian dan toleransi terhadap penyimpangan di sektor pendidikan hanya akan melanggengkan ketidakadilan struktural. Oleh karenanya, pengawalan menyeluruh dan penindakan tegas dari pihak berwenang adalah keharusan yang tak bisa ditawar.

Aksi damai dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya, diikuti sekitar 100 peserta dengan tetap menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi secara santun.

Surat resmi ditandatangani Koordinator/Korlap Aksi KASBI Jatim Syarifudin, dan telah ditembuskan kepada Polda Jawa Timur serta Polrestabes Surabaya. KASBI berjanji tak akan berhenti mengawal hingga tercipta sistem SPMB yang bersih, transparan, akuntabel, dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat. (Red)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jangan Tunggu Narkotika Masuk Lingkungan, GSN Perkuat Edukasi P4GN di Desa Tanggul

19 September 2026 - 16:31 WIB

Perjusa Spenfora 2026 Digelar, Tanamkan Kemandirian dan Semangat Kebersamaan Siswa SMPN 4 Surabaya

19 September 2026 - 15:48 WIB

Peringati Maulid Nabi, Majelis Dzikir Sholawat As Sakinah Hadirkan Habaib dan Kiai

19 September 2026 - 15:42 WIB

Tim DVI Polda Jatim Kebut Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8, 76 Data Ante Mortem Diterima

19 September 2026 - 10:34 WIB

Peduli Mitra Ojol, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bagikan Bansos di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

19 September 2026 - 10:29 WIB

Matnafi: Madas Sedarah Simokerto Harus Hadir dan Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

19 September 2026 - 10:24 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!