Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 28 Jun 2026 14:26 WIB ·

Surat Terbuka untuk Alumni Lirboyo


 Surat Terbuka untuk Alumni Lirboyo Perbesar

Bismillāhirraḥmānirraḥīm.

Kepada segenap keluarga besar Alumni Lirboyo, izinkan tulisan ini menjadi bahan renungan bersama.

Lirboyo adalah salah satu mata rantai penting dalam sanad keilmuan Nahdlatul Ulama. Dari rahimnya lahir banyak ulama, kiai, dan pendakwah yang mengabdi kepada agama, bangsa, dan jam’iyah. Kebesaran NU dibangun oleh ribuan pesantren yang saling menyambung sanad, saling menguatkan perjuangan, dan saling menghormati. Karena itu, memuliakan Lirboyo semestinya juga melahirkan penghormatan kepada seluruh pesantren yang menjadi bagian dari jaringan keilmuan NU.

Karena itu, jangan sampai kecintaan kepada Lirboyo membuat kita sulit mengakui kebesaran Tebuireng, Sidogiri, Langitan, Sarang, Tremas, Termas, Ploso, Buntet, Kaliwungu, Al-Anwar, API Tegalrejo, atau ribuan pesantren lain yang telah ikut menjaga agama dan melahirkan ulama. Menghormati mereka sama sekali tidak mengurangi kemuliaan Lirboyo. Sebaliknya, itulah akhlak yang diwariskan para kiai.

Sebagai santri, kita diajarkan untuk berlaku adil. Allah SWT berfirman, “Janganlah kecintaan kepada suatu kaum mendorong kalian berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa” (QS. Al-Ma’idah: 8). Ayat ini mengingatkan bahwa cinta kepada almamater tidak boleh berubah menjadi fanatisme yang menutup mata terhadap jasa dan kelayakan pesantren-pesantren lain.

Dukungan kepada Lirboyo sebagai tempat Muktamar adalah hak setiap alumninya, tetapi jangan sampai berkembang menjadi anggapan bahwa hanya Lirboyo yang layak, sementara pesantren lain dipandang sebelah mata. Semakin tinggi ilmu seorang santri, semakin luas pula penghormatannya kepada seluruh mata air keilmuan.

Belakangan ini media sosial ramai dengan flayer dukungan dari Himasal di berbagai daerah agar Muktamar NU ke-35 diselenggarakan di Lirboyo. Aspirasi itu tentu sah. Namun, Himasal juga perlu menjaga nalar kritis. Jangan sampai dukungan diberikan semata-mata karena ikatan emosional sebagai alumni, tanpa membaca dinamika yang sedang berlangsung.

Menjelang Muktamar, setiap kubu tentu memiliki strategi dan kepentingannya masing-masing. Sangat mungkin nama besar Lirboyo dipandang memiliki daya legitimasi politik yang menguntungkan pihak tertentu. Di sinilah kehormatan Lirboyo harus dijaga. Jangan sampai pesantren yang selama ini menjadi mercusuar ilmu dan akhlak justru dipersepsikan sebagai tameng bagi kepentingan salah satu kubu.

Mencintai Lirboyo adalah adab, tetapi menjaga marwahnya dengan tetap bersikap kritis, adil, dan mengutamakan kemaslahatan Nahdlatul Ulama adalah tanggung jawab setiap alumninya.

Akhirnya, apabila surat terbuka ini dipandang terlalu lancang, kurang berkenan, atau terdapat kalimat yang kurang tepat, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Tulisan ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengurangi kemuliaan Lirboyo, apalagi merendahkan jasa para kiai dan guru yang selama ini menjadi salah satu pilar penjaga tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama. Justru karena rasa hormat itulah, saya berharap marwah pesantren tetap dijaga agar senantiasa berdiri di atas nilai keilmuan, keadilan, dan kemaslahatan jam’iyah, bukan terseret ke dalam kepentingan sesaat. Wallāhu a’lam biṣ-ṣawāb.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari ke-13 Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Tanjung Perak Tindak 15 Kendaraan Besar Pelanggar Jam Operasional

7 November 2026 - 13:55 WIB

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis dan Bagikan Makan Siang

7 November 2026 - 13:47 WIB

Razia Gabungan di Gresik Jaring 29 Orang, Hasil Skrining Temukan Positif HIV dan Sifilis

7 November 2026 - 13:40 WIB

Ketua L KPK H. Suja’i Hadiri HUT ke-16 Metro Soerya, Dorong Media Profesional dan Kawal Transparansi Publik

7 November 2026 - 13:34 WIB

HUT ke-16 Metro Soerya, Kapolsek Kenjeran Tegaskan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

7 November 2026 - 08:29 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

6 November 2026 - 13:28 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!