Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 25 Jun 2026 09:42 WIB ·

Panen Raya Jagung di Kenjeran, Polres Tanjung Perak Berhasil Produksi 815 Kg untuk Warga Sekitar


 Panen Raya Jagung di Kenjeran, Polres Tanjung Perak Berhasil Produksi 815 Kg untuk Warga Sekitar Perbesar

Tanjungperak, Potretrealita.com – Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Polsek Kenjeran sukses menggelar panen raya jagung jenis pipil (Jawa) di lahan ketahanan pangan, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, pada Rabu (24/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung penuh program ketahanan pangan nasional “Asta Cita” yang dicanangkan Presiden RI.

Panen raya yang berlangsung di lahan seluas 400 meter persegi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, bersama Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Soni.

Kegiatan ini juga melibatkan personel Polsek dan Polres, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya, serta Kelompok Tani Nandur Makmur.

Sebelum giat panen dimulai, Kapolsek Kenjeran memimpin apel pagi bersama seluruh personel dan anggota kelompok tani guna memastikan kesiapan.

“Dari hasil penimbangan pasca-panen, total jagung pipil yang berhasil dipanen mencapai 815 kilogram. Hasil ini diperoleh dari optimalisasi benih jagung sebanyak 2 kilogram,” ujar Kapolsek Kenjeran melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto.

Iptu Suroto menjelaskan bahwa lahan yang digunakan merupakan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya seluas satu hektar, yang pemanfaatannya dikelola oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk program ketahanan pangan.

Untuk memaksimalkan produktivitas, para petani menerapkan sistem tanam bibit secara bergantian. Strategi ini terbukti efektif memudahkan petani dalam mengolah lahan, memantau perkembangan tanaman, hingga mengatur rantai distribusi penjualan kepada konsumen.

Menariknya, seluruh hasil panen seberat 815 kg tersebut tidak dibawa ke pasar besar, melainkan langsung dijual kepada masyarakat sekitar dengan harga yang terjangkau. Langkah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga setempat secara langsung.

Demi menjaga kualitas komoditas, Polsek Kenjeran dan Kelompok Tani Nandur Makmur juga aktif melakukan langkah preventif terhadap ancaman hama tanaman, seperti ulat dan tikus.

“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak PPL Pertanian Kota Surabaya untuk penanggulangan hama. Pendampingan dari pakar ini penting agar hasil panen yang didapat benar-benar maksimal, berkualitas bagus, dan layak konsumsi,” pungkasnya. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Resmi Disambut di Mapolda Jatim, Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Tegaskan Komitmen Berantas Obat Keras Daftar G

11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Jelang Hari Jadi Jatim, PERLOKI Siapkan Aksi Damai di Kantor Gubernur, Aba Edy Macan Desak Perlindungan Pedagang Rokok Lokal

11 Oktober 2026 - 07:30 WIB

LSM TRINUSA Siapkan 500 Massa Geruduk KPK dan Kejagung, Desak Usut Tuntas Dugaan Suap Proyek Bekasi dan Aset Mewah Ipda Yayat

10 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Rentan Disalahgunakan Oknum Cari Cuan, Pengelolaan Aset PT Pos Indonesia Regional Jatim di Kebon Rojo Disorot, Surat LSM Topan-RI Tak Dijawab

10 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Ekstasi Logo WhatsApp Muncul di Surabaya, Polisi Bongkar Peredaran 32 Ribu Pil Koplo

10 Oktober 2026 - 07:15 WIB

GSN dan BNNK Pasuruan Bersinergi, Gelar Sosialisasi P4GN di SPPG Cobanblimbing

10 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!