Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Kejaksaan · 14 Mei 2026 04:25 WIB ·

Kajari Sampang Sambangi Pesantren, Perkuat Sinergi Ulama dan Penegak Hukum


 Kajari Sampang Sambangi Pesantren, Perkuat Sinergi Ulama dan Penegak Hukum Perbesar

Sampang, Potretrealita.com – Di tengah derasnya sorotan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum, Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Mochamad Iqbal memilih turun langsung menjalin silaturrahmi dengan para ulama di Kabupaten Sampang.
Pada Rabu (13/05/2026), Kajari Sampang mendatangi kediaman KH. Izzat Makkie Hazat Iraqie dan KH. Midhat Madani di Pondok Pesantren Al Haramain Duwa’ Pote.

Kunjungan tersebut dinilai bukan sekadar agenda formalitas semata. Kehadiran orang nomor satu di Kejaksaan Negeri Sampang ke lingkungan pesantren dianggap sebagai bentuk nyata pendekatan humanis institusi hukum kepada tokoh agama dan masyarakat.

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Kajari Sampang menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis antara aparat penegak hukum dengan ulama demi menjaga stabilitas sosial dan keamanan di Kabupaten Sampang.

Menurutnya, pondok pesantren dan para kyai memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan umat, membina moralitas masyarakat, hingga menjadi penyejuk di tengah berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah publik.

“Silaturahmi ini bukan hanya menjaga hubungan baik, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun sinergitas antara Kejaksaan dengan para ulama. Kami percaya, pesantren memiliki kekuatan moral besar dalam menjaga ketenteraman dan persatuan masyarakat,” tegas Kajari Sampang.

Langkah aktif Kajari Sampang turun langsung ke pesantren pun mendapat perhatian positif dari berbagai kalangan. Di saat sebagian pejabat memilih menjaga jarak dari masyarakat, pendekatan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Sampang dinilai mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi hukum.

Tidak hanya fokus pada penegakan aturan, Kejaksaan Negeri Sampang juga menunjukkan komitmen membangun pendekatan sosial dan keagamaan sebagai pondasi menciptakan wilayah yang aman, damai, dan kondusif.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi penguat kolaborasi antara ulama, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah. Sebab, ketika hukum berjalan berdampingan dengan nilai moral dan keagamaan, maka ketenteraman sosial bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan nyata yang hidup di tengah masyarakat.

Dengan terbangunnya komunikasi yang harmonis antara aparat dan ulama, Kabupaten Sampang diharapkan semakin kokoh dalam menjaga persaudaraan, keamanan, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat secara menyeluruh. (Sujai)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolri Suyudi Ario Seto Gencarkan Operasi Antinarkoba Nasional, Ratusan Orang Diamankan di Sejumlah Daerah

13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perkuat Kamtibmas di Simokerto, Ormas Madas, Polsek, Warga, dan Media Jalin Sinergi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Pinjam Motor Alasan Beli Nasi Pecel, Tak Kunjung Kembali, Warga Kedung Mangu Lapor Polsek Kenjeran

13 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Polres Jember Gelar Razia Sarang Narkoba di Curahtakir, Lima Warga Jalani Tes Urine dan Hasilnya Negatif

12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Baru 4 Bulan Bebas dari Penjara, Residivis Curanmor di Gresik Ditangkap Warga Usai Gagal Gasak Motor di Barbershop

12 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Gelombang Pasang Terjang Pesisir Cumpat Surabaya, Enam Perahu Nelayan Tenggelam, Warga Terlilit Tali Dievakuasi ke RS UNAIR

12 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!