Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 14 Apr 2026 03:19 WIB ·

Kebebasan PERS Dicederai: Wartawan Diusir dan Diintimidasi di Sampang


 Kebebasan PERS Dicederai: Wartawan Diusir dan Diintimidasi di Sampang Perbesar

Sampang, Potretrealita.com – Insiden dugaan kekerasan terhadap jurnalis kembali mencoreng kebebasan pers di Madura. Lima wartawan yang datang untuk silaturahmi justru disambut dengan tindakan kasar, tarik-menarik baju, hingga pengusiran. Peristiwa ini terjadi di Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang, Senin (13/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kelima jurnalis tersebut awalnya mendatangi lokasi yang disebut sebagai MBG Tanggumong 004 Yayasan Haqqul Yakin dengan niat baik untuk berkomunikasi. Namun dalam hitungan menit, suasana berubah tegang tanpa alasan yang jelas.

Korban utama dalam insiden ini adalah Saladin, wartawan dari media dtikinformasi.com. Ia mengaku awalnya diminta duduk seolah akan diajak berdialog. Namun tiba-tiba seorang oknum kiai berinisial (D) mendekat dan langsung bertindak agresif.

“Tidak ada alasan yang jelas. Tiba-tiba saya diperlakukan seperti itu,” ujar Saladin. Ia menyebut bajunya ditarik dengan kasar hingga sobek, dibentak, lalu dipaksa keluar dari lokasi dengan nada intimidatif. Padahal, tegasnya, kedatangannya murni untuk menjalin silaturahmi, bukan memicu konflik.

Saksi mata sekaligus rekan sesama wartawan, Safiuddin, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, saya lihat langsung. Bajunya ditarik, didorong. Itu jelas tindakan kekerasan,” tegasnya.
Safiuddin menambahkan, korban bahkan sempat hampir terjatuh akibat dorongan tersebut.

Organisasi Wartawan Angkat Bicara.

Kasus ini langsung mendapat perhatian dari organisasi wartawan setempat. Wakil Ketua KJJT Sampang, Hariansyah, menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam atas insiden yang dinilai sebagai bentuk intimidasi terhadap profesi jurnalis.

“Wartawan adalah mitra, bukan musuh. Tidak boleh ada kekerasan terhadap jurnalis yang menjalankan tugasnya,” ujar Hariansyah tegas. Ia memastikan KJJT Sampang akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

Hariansyah juga mengingatkan bahwa kejadian seperti ini berpotensi menjadi preseden buruk bagi kebebasan pers di daerah. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin intimidasi terhadap wartawan akan semakin menjadi-jadi.

Butuh Klarifikasi Semua Pihak.

Hingga berita ini ditulis, pihak MBG Tanggumong 004 Yayasan Haqqul Yakin dan oknum kiai berinisial (D) belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk mendapatkan penjelasan berimbang dari semua pihak yang terlibat.

Peristiwa ini kini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang kasus dugaan kekerasan terhadap jurnalis. Masyarakat pun menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden yang berpotensi mencederai nilai demokrasi dan kebebasan informasi di Sampang. (Tim/Red)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kabel Utilitas Wifi Moratel Diduga Tak Berizin di Simolawang Baru, Pelaksana Pilih Bungkam Saat di konfirmasi

12 Mei 2026 - 13:34 WIB

Bersenjata Air Soft Gun, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Diciduk Polisi

12 Mei 2026 - 13:19 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Nasional, 11 Pelaku Ditangkap dan Raup Miliaran Rupiah

12 Mei 2026 - 12:35 WIB

GERANAT’S Jatim Desak Percepatan RUU Transportasi Online, Komisi D DPRD Siap Kawal Aspirasi Driver

12 Mei 2026 - 12:09 WIB

Pengajar Ngaji di Surabaya Ditangkap, Diduga Cabuli Tujuh Santri di Bawah Umur

12 Mei 2026 - 11:55 WIB

Polres Jember Siagakan Puluhan Personel Amankan Latihan Bersama PSHT, 415 Peserta Terlibat

12 Mei 2026 - 11:41 WIB

Trending di Jember
error: Content is protected !!