Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Gresik · 10 Apr 2026 07:15 WIB ·

Aksi Brutal di Menganti: Antonius Tersungkur Bersimbah Darah Usai Dibacok


 Aksi Brutal di Menganti: Antonius Tersungkur Bersimbah Darah Usai Dibacok Perbesar

Gresik, Potretrealita.com – Suasana tenang warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, mendadak pecah oleh aksi kekerasan yang mengerikan. Seorang pria bernama Antonius alias Copet menjadi korban pembacokan sadis oleh pelaku berinisial S pada Rabu (8/4/2026). Peristiwa berdarah ini terjadi di tengah keramaian, meninggalkan trauma mendalam bagi masyarakat sekitar.

Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, menjelaskan insiden bermula ketika korban diajak bertemu oleh pelaku di lokasi yang telah ditentukan. Tanpa curiga, Antonius datang. Tak lama kemudian, pelaku muncul dengan sepeda motor Yamaha Mio merah. “Saksi melihat keduanya sempat terlibat cekcok sebelum pelaku mengeluarkan pisau dari balik bajunya,” ungkap Arif, Kamis (9/4/2026).

Ketegangan memuncak saat korban menyadari pelaku membawa senjata tajam. Antonius berusaha melarikan diri, namun pelaku mengejar dengan penuh amarah. Di lahan kosong, korban akhirnya terpojok. Tanpa ampun, pelaku membacok tubuh Antonius berkali-kali hingga tersungkur berlumuran darah. Warga sekitar panik berhamburan, sementara pelaku melarikan diri dengan motornya.

Polisi kini memburu pelaku yang kabur usai kejadian. Penyelidikan intensif dilakukan untuk mengungkap motif di balik serangan sadis tersebut. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui keberadaan pelaku.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan di wilayah Gresik. Warga berharap aparat segera menangkap pelaku agar rasa aman kembali pulih di Desa Hulaan. Tragedi ini sekaligus menjadi peringatan keras bahwa konflik pribadi bisa berujung maut bila tidak segera dicegah. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tiga Petugas Lapas Narkotika Pamekasan Dikukuhkan sebagai Satops Patnal, Perkuat Komitmen Pengawasan Internal

10 April 2026 - 07:51 WIB

Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Bakti Sosial di Masjid Kemenag, Semarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

10 April 2026 - 07:45 WIB

Sebulan, 19 Kasus Terbongkar! Satresnarkoba Sidoarjo Sikat Jaringan Pengedar

10 April 2026 - 07:10 WIB

Polri–Universitas Borobudur Perkuat Kolaborasi, Akselerasi Transformasi Pendidikan melalui Pusat Studi Kepolisian

10 April 2026 - 07:06 WIB

LAW FIRM RIO DEDY HERYAWAN, S.H., M.H.

10 April 2026 - 07:03 WIB

Makanan SPPG Diduga Berulat, Wali Murid Protes Keras Sikap Kepala Sekolah di Sampang

9 April 2026 - 13:32 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!