Sampang, Potretrealita.com – Citra pelayanan publik di Kabupaten Sampang kembali tercoreng. Sebuah pemberitaan yang viral di media sosial memperlihatkan oknum pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tertidur pulas saat jam kerja, bahkan disebut bermain ponsel, memicu kemarahan publik. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (2/4/2026).
Minimnya pengawasan internal diduga menjadi akar persoalan. Di tengah tuntutan pelayanan cepat untuk pengurusan dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP, masyarakat justru dihadapkan pada antrean panjang serta pelayanan yang dinilai jauh dari kata maksimal.
Pemerhati publik, Zai Raditya, mengecam keras sikap tidak profesional tersebut. Ia menilai perilaku oknum pegawai yang terekam kamera itu mencerminkan buruknya etos kerja di instansi pelayanan dasar.
“Seharusnya pegawai hadir untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Apalagi pemerintah sedang gencar mendorong pelayanan prima. Tapi yang terjadi di lapangan justru bertolak belakang dengan pernyataan resmi Pemkab,” tegasnya.
Zai juga mempertanyakan ketegasan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Sampang, Nor Alam, dalam menegakkan disiplin pegawai. Menurutnya, pembiaran terhadap pelanggaran seperti ini berpotensi merusak kepercayaan publik.
“Langkah konkret apa yang akan diambil? Jangan sampai publik berasumsi liar bahwa lemahnya pengawasan ini karena kepala dinasnya merangkap jabatan—Plt di Disdukcapil sementara definitif di Dinas Pendidikan. Ini berbahaya dan bisa merusak kredibilitas institusi,” ujarnya.
Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, Nor Alam belum memberikan tanggapan resmi meski telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (1/4). Sikap bungkam tersebut justru memperkuat kesan bahwa persoalan disiplin dan kualitas pelayanan di Disdukcapil Sampang tengah bermasalah.
Jika dibiarkan, kondisi ini bukan sekadar persoalan satu oknum pegawai, melainkan potret buram tata kelola pelayanan publik yang berpotensi kian kehilangan arah dan kepercayaan masyarakat. (Red)











