Malang, Potretrealita.com – Federasi Youth Band Indonesia (FYBI) Provinsi Jawa Timur sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pelatihan Pelatih, dan Pelatihan Juri pada 27–28 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Malang Creative Center, yang dikenal sebagai pusat pengembangan kreativitas dan kolaborasi di Kota Malang.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus FYBI daerah, pelatih youth band, serta calon juri dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Selain menjadi forum strategis dalam penyusunan program kerja melalui Rakerda, agenda ini juga menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan pelatih dan pelatihan juri.
Ketua FYBI Jawa Timur, Damanhuri, S.E., dalam sambutan pembukaan menegaskan pentingnya sinergi antara Pengurus Pusat FYBI, Pengurus Provinsi, serta pengurus kabupaten/kota dan para pelaku youth band di daerah. Ia menyebut Rakerda sebagai momentum penting untuk mengevaluasi program sebelumnya sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.
“Melalui Rakerda ini, kami berharap seluruh pengurus memiliki arah yang sama dalam membangun FYBI Jawa Timur yang lebih profesional, solid, dan mampu mencetak prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Pelatihan pelatih dan pelatihan juri menghadirkan narasumber berpengalaman, di antaranya Tamam Hoesein sebagai Music Director dan Show Director, Roni Fathurrahman selaku Sekretaris Jenderal sekaligus Co-Founder FYBI, serta Andy Jobs, Founder Asosiasi Pengajar Seni Melodika Indonesia (APSMI). Ketiganya membagikan materi terkait konsep pertunjukan, manajemen organisasi, hingga standar kepelatihan nasional.
Rakerda yang digelar pada 27 Maret 2026 diikuti oleh 12 pengurus FYBI kabupaten/kota, antara lain dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Blitar, Kota Kediri, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jombang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Ngawi.
Sementara itu, pelatihan pelatih yang juga dilaksanakan pada 27 Maret 2026 diikuti oleh 71 peserta dengan fokus pada peningkatan kemampuan teknis, metodologi latihan, serta strategi pembinaan tim. Adapun pelatihan juri yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Maret 2026, diikuti oleh 42 peserta dengan materi yang menitikberatkan pada sistem penilaian, objektivitas, serta etika dalam penjurian.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam mengikuti setiap sesi, baik teori maupun praktik. Para narasumber juga menyajikan studi kasus dan praktik langsung, sehingga peserta dapat mengaplikasikan materi secara nyata di lapangan. Diskusi interaktif yang berlangsung turut memperkaya wawasan peserta dalam menghadapi berbagai tantangan pembinaan youth band.
Melalui kegiatan ini, FYBI Jawa Timur berharap dapat mencetak pelatih dan juri yang profesional, sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan youth band di daerah. Hasil Rakerda diharapkan menjadi landasan program kerja yang lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan demi kemajuan organisasi.
Sebagai identitas gerakan, FYBI mengusung tagline “Everybody Happy”, yang mencerminkan semangat kebersamaan, kegembiraan, serta kepuasan seluruh insan youth band dalam setiap proses pembinaan maupun kompetisi. (Red)











