Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 20 Mar 2026 16:16 WIB ·

Polemik “Uang Lebaran” Humas Polres Sampang Memanas, Judul Provokatif Picu Kecaman Jurnalis


 Polemik “Uang Lebaran” Humas Polres Sampang Memanas, Judul Provokatif Picu Kecaman Jurnalis Perbesar

Sampang, Potretrelita.com – Muncul Dugaan kemunafikan dalam Polemik pemberian uang Rp100 ribu oleh Humas Polres Sampang kepada sejumlah wartawan menjelang Idulfitri 2026 terus memanas. Kontroversi semakin tajam setelah muncul judul provokatif “Pers Jadi Anjing Penjilat” yang dilontarkan Ketua Media Center Sampang (MCS) Fathor Rahman dan memicu reaksi keras dari kalangan jurnalis sendiri.

Wakil Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Sampang, Hariansyah, menilai penggunaan istilah tersebut sangat tidak pantas dalam sebuah produk jurnalistik karena berpotensi merendahkan martabat profesi wartawan di hadapan publik.

“Pers itu profesi yang dihormati. Sangat tidak pantas jika wartawan sendiri justru menyebut profesinya dengan istilah yang merendahkan,” tegas Hariansyah, Jumat (20/3).

Ia menilai polemik ini seharusnya dibahas secara profesional dan proporsional, bukan melalui judul provokatif yang justru mempermalukan dunia pers.

Menurutnya, persoalan yang diperdebatkan sebenarnya hanya berkaitan dengan tindakan berbagi uang Rp100 ribu menjelang Lebaran yang terjadi di bulan Ramadhan.

“Berbagi di bulan Ramadhan adalah perbuatan yang terpuji. Itu bagian dari nilai kemanusiaan yang sudah lama hidup di masyarakat,” ujarnya.

Hariansyah menegaskan bahwa dalam tradisi berbagi tidak ada ukuran pangkat maupun institusi pemberi, melainkan niat dan keikhlasan.

“Berbagi itu tidak melihat institusi atau pangkatnya. Yang penting ikhlas, dan yang menerima insya Allah merasa senang serta menerimanya,” katanya.

Ia juga menyindir keras pihak yang terus menggiring polemik tersebut menjadi tudingan pelecehan profesi. “Kalau berbagi saja disalahkan, apalagi kalau tidak berbagi,” ujarnya.

Sementara itu, kritik terhadap narasi pemberitaan tersebut juga datang dari Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sampang, Mahardika Surya Abrianto.

Mahardika mengecam keras pemberitaan yang menyebut pemberian dari Humas Polres Sampang sebagai bentuk gratifikasi kepada jurnalis.

Menurutnya, polemik ini tidak adil jika hanya diarahkan kepada satu institusi saja, sementara praktik serupa juga pernah terjadi di tempat lain.

Ia menyinggung adanya sejumlah organisasi profesi wartawan maupun oknum jurnalis yang dipanggil oleh Sampang Kreatif untuk mengambil bingkisan berupa sarung dan uang tunai Rp250 ribu.

“Ketua MCS di media itu menyebut mekanisme Humas Polres Sampang tidak etis karena memanggil kuli tinta. Lalu apa bedanya dengan beberapa organisasi profesi dan oknum wartawan yang dipanggil Sampang Kreatif, termasuk MCS sendiri untuk datang ke kantornya di Pasar Margalela mengambil bingkisan sarung dan uang Rp250 ribu itu?” tegas Mahardika.

Ia menilai polemik tersebut tidak boleh menggunakan standar ganda.

“Janganlah munafik jadi manusia. Jangan merasa dirinya bersih dengan menuduh orang lain tidak baik,” ujarnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kabel Utilitas Wifi Moratel Diduga Tak Berizin di Simolawang Baru, Pelaksana Pilih Bungkam Saat di konfirmasi

12 Mei 2026 - 13:34 WIB

Bersenjata Air Soft Gun, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Diciduk Polisi

12 Mei 2026 - 13:19 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Nasional, 11 Pelaku Ditangkap dan Raup Miliaran Rupiah

12 Mei 2026 - 12:35 WIB

GERANAT’S Jatim Desak Percepatan RUU Transportasi Online, Komisi D DPRD Siap Kawal Aspirasi Driver

12 Mei 2026 - 12:09 WIB

Pengajar Ngaji di Surabaya Ditangkap, Diduga Cabuli Tujuh Santri di Bawah Umur

12 Mei 2026 - 11:55 WIB

Polres Jember Siagakan Puluhan Personel Amankan Latihan Bersama PSHT, 415 Peserta Terlibat

12 Mei 2026 - 11:41 WIB

Trending di Jember
error: Content is protected !!