Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Mojokerto · 9 Jan 2026 07:37 WIB ·

Blangko KTP Habis, Warga Mojokerto Justru Ditagih Pinjol oleh Oknum Petugas


 Blangko KTP Habis, Warga Mojokerto Justru Ditagih Pinjol oleh Oknum Petugas Perbesar

Mojokerto, Potretrealita.com – Dinas Dukcapil (Kependudukan dan Pencatatan Sipil) berfungsi mengurus administrasi kependudukan seperti KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, dan Akta Perceraian, serta mengelola data penduduk yang menjadi dasar penting bagi berbagai layanan publik dan kebijakan pemerintah, mulai dari bansos, Pemilu, hingga layanan perbankan, menjadikannya penggerak transformasi digital dan kedaulatan data nasional.

Namun dari kepatutan dan kelayakan fungsi dari kantor dukcapil tersebut, ditemukan ada dugaan penyalah gunaan wewenang dan fungsi yang dilakukan oleh oknum dukcapil berinisial AMP.

Dugaan penyalah gunaan wewenang dan fungsi Dukcapil itu dikarenakan adanya keluh kesah warga Ke. Puri, Kab. Mojokerto sebut saja INP yang pada hari Kamis, tanggal 8 Desember 2026 kemarin mengajukan kepengurusan akta kelahiran dan KTP baru. Mengingat, KTP yang lama hilang.

Siang itu, sekitar pukul 10.00 WIB, INP duduk di ruangan Dukcapil menunggu panggilan. Dan pada saat di pangil di loket 6, INP bergegas menyerahkan berkas-berkas yang dibutuhkan, lalu petugas memeriksanya dan INP disuruh menunggu kembali.

Lalu tak berselang lama, INP di panggil oleh petugas berinisial AMP yang bertugas di loket 6. Dengan senyum gembira, INP menerima akta kelahirannya. Namun, seketika itu INP terkejut ketika AMP mempertanyakan tanggungan dirinya kepada pinjol (pinjaman Online) yang belum terselesaikan.

Dengan perasaan malu, akhirnya INP berjanji akan berusaha mencari uang untuk menyelesaikannya dan selanjutnya AMP mengatakan bahwa untuk KTP hari ini belum bisa diterbitkan karena blangkonya habis.

“Katanya blangkonya habis dan saya harus membayar tunggakan pinjol dulu,” terangnya kepada awak media cekpos.

Setelah sampai di rumah, kembali AMP melalui percakapan whatshap mempertanyakan kembali kepada INP terkait pembayaran. Namun, INP belum memiliki uang untuk membayar.

Dengan cara seperti penagih debtcollector, secara terus menerus AMP menyuruh INP menyelesaikan tanggungannya dan dalam percakapan itu pula AMP mengaku sebagai owner pinjol yang dimaksud.

Kejadian peminjaman yang dilakukan oleh INP kepada pinjol Dapin saat ini telah masuk ke ranah hukum mengingat beberapa hari yang lalu diduga admin pinjol tersebut mengunggah foto INP yang telah diedit dengan kondisi yang tak semestinya di Facebook.

Bahhkan, kemarin kembali muncul postingan yang sama di group Facebook ILM (info lantas Mojokerto).

Dengan adanya pengaduan dari INP tersebut, maka awak media cekpos mendatangi kantor Dukcapil yang ada di Kec. Sooko, Kab. Mojokerto.

Dalam keterangannya kepada awak media, AMP secara gamblang mengakui bahwa dirinya yang mempunyai uang untuk perputaran pinjol,dan mengaku pula sebagai ownernya. Namun, yang memposting di Facebook AMP tidak merasa melakukannya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Janin dalam Plastik Gegerkan Warga Apartemen di Surabaya, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

9 Januari 2026 - 20:25 WIB

Penggerebekan Dramatis, 12 Pelaku Judi Diringkus Polisi Ponorogo

9 Januari 2026 - 20:18 WIB

Aksi Sweeping Gangster di Gresik Berujung Pembacokan, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

9 Januari 2026 - 20:10 WIB

Modus Halus, Pemuda Curi Dompet di Sunan Ampel dan Kabur, Terekam CCTV

9 Januari 2026 - 16:33 WIB

Kantor Madas Sedarah Gelar Khotmil Quran untuk Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

9 Januari 2026 - 12:09 WIB

Santunan Rutin Anak Yatim di Kedung Cowek Surabaya Diharap Teruskan Spirit Kepedulian Sosial

9 Januari 2026 - 08:27 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!