Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Bangkalan · 25 Jun 2025 10:12 WIB ·

Ricuh Final MMA Putri Porprov Jatim IX! Atlet Bangkalan Dinyatakan KO, Official Malang Diduga Intimidasi Wasit


 Ricuh Final MMA Putri Porprov Jatim IX! Atlet Bangkalan Dinyatakan KO, Official Malang Diduga Intimidasi Wasit Perbesar

Bangkalan, Potretrealita.com – Laga final cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) putri Porprov Jatim IX 2025 memanas dan berujung ricuh saat atlet asal Bangkalan secara kontroversial dinyatakan kalah KO oleh wasit, meski disebut-sebut masih kuat bertahan dari serangan lawan.

Pertandingan yang berlangsung pada babak ketiga tersebut mempertemukan atlet Bangkalan melawan atlet Malang dalam duel penentuan medali emas. Suasana pertandingan semula berjalan ketat dan sengit, dengan keunggulan poin berada di tangan atlet Bangkalan.

Namun tensi berubah saat terjadi insiden pelanggaran serius. Atlet Bangkalan menerima pukulan telak di wajah disusul dua pukulan di bagian belakang kepala — serangan yang jelas dilarang dalam aturan MMA. Hal itu membuat wasit menghentikan laga sementara untuk melakukan evaluasi medis terhadap atlet Bangkalan.

Di saat jeda tersebut, situasi justru memanas. Sejumlah official dari kontingen Malang memasuki arena tanpa izin dan diduga memberikan tekanan terhadap wasit agar segera memutuskan kemenangan KO untuk atlet mereka. Aksi tidak sportif ini sontak memicu amarah dari kubu Bangkalan.

Tidak lama kemudian, keputusan mengejutkan dibuat: wasit menyatakan atlet Malang menang KO. Keputusan ini disambut sorakan dari kubu Malang, sementara tim Bangkalan langsung melayangkan protes keras. Bahkan seluruh kontingen Bangkalan meninggalkan arena sebagai bentuk ketidakpuasan atas keputusan yang dianggap mencederai semangat sportivitas.

Ketua KONI Bangkalan, Fauzan Jakfar, menyatakan kekecewaan mendalam atas insiden tersebut.

“Kami melihat ada tekanan terhadap wasit yang mengganggu independensi keputusan. Atlet kami dalam kondisi prima dan tidak layak dinyatakan KO. Ini bukan hanya pelanggaran teknis, tapi juga mencoreng nama baik Porprov Jatim,” tegasnya.

Fauzan memastikan bahwa KONI Bangkalan telah mengajukan protes resmi kepada KONI Provinsi Jawa Timur agar insiden ini ditindaklanjuti secara objektif dan profesional.

Rekaman video kejadian yang beredar di media sosial turut memperkuat dugaan adanya intervensi dan intimidasi dari pihak official Malang terhadap wasit. Masyarakat dan pegiat olahraga pun meminta agar PB Porprov serta panitia penyelenggara mengevaluasi total sistem keamanan dan netralitas pertandingan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari KONI Jatim atau panitia Porprov terkait hasil evaluasi atas insiden tersebut. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Pacitan Gelar Razia Pekat, Puluhan Botol Miras Disita di Pantai Pancer Dorr

22 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Diduga Rugikan Negara Rp2,1 Miliar, Praktik Pengoplosan LPG Subsidi di Sidoarjo Dibongkar

22 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Bantu Ribuan Santri Hadapi Kekeringan, Kapolres Sampang Distribusikan 120 Ribu Liter Air Bersih

22 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kapolres Sampang: Tidak Ada Toleransi bagi Pelaku Perjudian Sabung Ayam

22 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polsek Pujer Salurkan 400 Al-Qur’an ke 20 TPQ dan Musala di Bondowoso, Peringati Hari Santri Nasional 2026

22 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Sembunyikan Tiga HP di Balik Nasi Jagung, Pengunjung Lapas Surabaya Terungkap

22 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!