Surabaya, potretrealita.com – Terkait pemberitaan sebelumnya yang berjudul “Rumah Kita Diduga Kangkangi Asessmen BNNK Surabaya”, Penanggung Jawab Rumah Kita, Pendik Hermawan angkat bicara, Selasa (25/03/2025) malam.
Pendik Hermawan menjelaskan bahwa Lukman Hakim bukanlah pengelola di Rumah Kita, beliau murni petugas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya di bagian Sarana dan Prasarana.
“Beliau memang sering memberikan saran agar kami melaksanakan tugas dengan baik untuk melakukan rehabilitasi secara benar terhadap para pecandu narkoba hingga pulih. Jadi beliau tidak ada hubungannya dengan Rumah Kita,” jelas Pendik Hermawan.
Selanjutnya, terkait dengan dipulangkannya pasien yang diduga tidak sesuai dengan asessmen BNNK Surabaya, Pendik Hermawan menjelaskan bahwa dari hasil Screening, Misnari masih pemula dalam menggunakan narkoba.
“Karena yang bersangkutan tergolong masih ringan atau baru dalam menggunakan narkoba dan pihak keluarga juga meminta untuk dilakukan rawat jalan karena yang bersangkutan harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Jadi, kita lakukan rawat jalan,” ungkapnya.
Pendik Hermawan juga menjelaskan bahwa, meskipun dilakukan rawat jalan, pihak Rumah Kita tetap melakukan pemantauan terhadap yang bersangkutan dan setiap minggu dilakukan tes urin.
“Kita rawat jalan bukan berarti kita lepas begitu saja mas. Kita tetap melakukan pemantauan. Dan yang bersangkutan juga tetap wajib datang seminggu sekali untuk dilakukan tes urin. Sehingga, pemulihan terhadap yang bersangkutan tetap terpenuhi,” urainya.
Ia berharap dengan adanya klarifikasi ini, sudah tidak ada lagi pemikiran yang tidak tidak terhadap Rumah Kita. Pada intinya Rumah Kita tetap berkomitmen untuk memulihkan para pecandu narkoba.
“Kami semua disini selalu berharap para pecandu narkoba ini bisa pulih dari ketergantungannya dan bisa menularkan ke teman – temannya agar berhenti menggunakan narkoba,” pungkasnya. (Tim)