Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 22 Mei 2024 07:12 WIB ·

Wali Kota Surabaya Erick Cahyadi, Diduga Tidak Mau Silaturahmi Dengan Ormas Pemuda Pancasila (PP)


 Wali Kota Surabaya Erick Cahyadi, Diduga Tidak Mau Silaturahmi Dengan Ormas Pemuda Pancasila (PP) Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Bisakah peribahasa yang mengatakan “Habis Manis sepah Dibuang” disematkan ke Eri Cahyadi Walikota Sorbejeh. Sebab beberapa indikator dari sikap Walikota yang Akrab disapa Cak Wali ‘melipir’ ke peribahasa tersebut diatas.

Salah satunya PCNU Kota Sorbejeh, dimana saat Pilwali, Ormas Nadhiyin itu bekerja keras untuk memenangkan Eri, tapi setelah berhasil terpilih jadi Walikota, justru Eri memutus silaturrahmi dengan PCNU yang saat ini dipimpin Masduki Toha.

Hal yang sama juga dirasakan Ormas Pemuda Pancasila Kota Sorbejeh. Beberapa waktu lalu, Salah satu kader PP di level Kelurahan juga menyampaikan rasa kecewanya terhadap sikap Eri Cahyadi.

“Kita (PP) sekarang tidak pernah diundang dalam acara-acara yang digelar Pak Erik. Misalnya acara buka bersama, halal bi halal. Padahal dulu waktu kampanye Kader PP selalu mengawal ketat,” ujarnya.

Benarkah pengakuan Kader PP tersebut? Media ini mengkonfirmasi Haries Purwoko, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Sorbejeh.

“Hehehehe… Iyalah,” cetus Haries Purwoko menjawab pertanyaan media ini, Teman-teman (PP) di bawah merasakan hal yang sama (ditinggal) Eri Cahyadi. Benarkah pendapat teman-teman PP yang dulu bekerja mati-matian untuk memenangkan Eri, tapi belakangan ditinggal oleh Eri cahyadi.

Setelah memberikan jawaban singkat. Haries kemudian menyampaikan pernyataan susulan. Menurutnya, tidak hanya PCNU yang ditinggal Eri Cahyadi, tapi dirinya yakin masih ada sejumlah ormas yang diputus hubungan silaturrahminya oleh mantan Kepala Bappeko di masa Pemerintahan Tri Rismaharini.

“Kayaknya bukan PCNU Surabaya ajalah dan bukan ormas PP saja, pelaku usaha HIPMI Surabaya pun (juga ditinggal),” tukas Haries seraya menyudahi interview.(Kosim/Mul)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dua Hari, Dua Kasus: Satresnarkoba Pasuruan Kota Sita Ganja dan Sabu

27 Januari 2026 - 15:36 WIB

31,62 Gram Shabu Diamankan, Polisi Bekuk Bandar dan Tiga Pengguna di Surabaya

27 Januari 2026 - 15:26 WIB

1.050 Motor Sitaan Dipamerkan, Polrestabes Surabaya Buka Bazar Ranmor Sesi Kedua

27 Januari 2026 - 15:19 WIB

Diduga “Cleo” Sebagai Pelaku Penipuan Pinjol, Korban Pinjol Lapor ke Polrestabes Surabaya

27 Januari 2026 - 15:04 WIB

Produk Bayi Diduga Rusak Terpajang di Rak, Toko Makmur New 08 Disorot

27 Januari 2026 - 14:59 WIB

Indonesia di Persimpangan Davos: Menjadi Pemain Utama atau Sekadar Pion Catur Perdamaian?

27 Januari 2026 - 14:46 WIB

Trending di Jakarta
error: Content is protected !!