Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Bisnis · 23 Jan 2024 08:55 WIB ·

Terminal Purabaya Surabaya Darurat Calo


 Terminal Purabaya Surabaya Darurat Calo Perbesar

Surabaya, potretrealita.com – Angkutan umum masih menjadi trend dikalangan masyarakat Indonesia, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi, terlebih dalam melakukan perjalan jauh.

Namun sayang, hal semacam ini telah dimanfaatkan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggungjawab untuk meraup keuntungan pribadi. Padahal sudah jelas merugikan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi.

Seperti yang terjadi di Terminal Purabaya atau yang biasa disebut Terminal Bungurasih, Waru, Kabupaten Sidoarjo. Dalam rekaman amatir, di salah satu Terminal besar di Jawa Timur itu, marak dengan praktek percaloan. Bahkan, harga yang ditawarkan bisa mencapai 3 kali lipat dari harga tiket resmi.

Menjamurnya para calo ini, dapat membuat Terminal Purabaya mendapat predikat “Darurat Calo” yang tentunya semakin menyengsarakan masyarakat.

Awak media mencoba melakukan konfirmasi terhadap Kordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Purabaya, Bapak Badik mengatakan, untuk masalah calo menurutnya hanyalah sebuah istilah.

“Kita dari kemenhub (Kementrian Perhubungan) mas, bukan dari Dishub. Untuk masalah calo menurut saya istilahnya itu kearifan lokal dalam artian, masyarakat sekitar dan juga kadang-kadang gini, dari PO mencari orang dan orang itu mencari orang lagi dan itu sudah ada datanya mas,” jelasnya, Senin (22/01/2023) sore.

Badik juga menjelaskan bahwa, pihaknya harus punya orang bawah yang sekiranya nanti bisa tahu kalau ada orang lain untuk menjadi calo gelap.

“Petugas yang ada dilapangan harus memberi arahan terhadap para penumpang yang hendak untuk membeli tiket sesuai tujuan masing masing guna terhindar dari calo,” lanjutnya.

“Kami disini masih baru mas. Dan kami akan melakukan kebersihan terlebih dahulu juga melakukan penerangan sebagai bentuk upaya menghindari dari perkara kejahatan,” ungkapnya.

“Razia calo gelap akan terus dilakukan untuk menindak lanjuti. Apabila diketahui masih ada calo gelap yang beroprasi di dalam terminal Purabaya / Bungurasih, mereka akan mendapat sanksi tegas hingga dibawa ke kantor kepolisian,”

Ia menambahkan, bahwa ada calo yang diserahkan kepada kepolisian terdekat apa bila benar – benar diketahui dugaan pemalsuan tiket.

“Kami akan memberi hukuman, apabila sudah dilarang tapi masih aja dilanggar,” pungkas Badik. (Tim)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jaga Kesehatan Psikologis Warga Binaan, Rutan Kelas I Surabaya Fasilitasi Komunikasi Resmi

23 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Tekan Angka Kriminalitas, Polda Jatim dan Jajaran Paparkan Hasil Operasi Sikat Semeru 2026

23 Oktober 2026 - 13:55 WIB

WPR Sulsel Tak Kunjung Diperbarui, TRINUSA Soroti Hambatan Izin Tambang Rakyat dan Maraknya PETI

23 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Aksi Brutal Dini Hari di Mojokerto, Tiga Orang Jadi Korban Sabetan Sajam

23 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Pimpin Green Policing di Pantai Cumpat

23 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Polda Jatim Sita Knuckle hingga Cairan Tiner, 11 Orang Diamankan Saat Aksi di Grahadi

22 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Trending di Kriminal
error: Content is protected !!