Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 19 Sep 2023 10:20 WIB ·

Operasi Zebra Semeru 2023 Mampu Turunkan Angka Kematian Di Jalan


 Operasi Zebra Semeru 2023 Mampu Turunkan Angka Kematian Di Jalan Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat berlalulintas, Polda Jawa Timur bersama stakeholder terkait, melakukan Operasi Zebra Semeru 2023.

Operasi ini dilakukan selama 14 hari di seluruh Jawa Timur, mulai dari tanggal 4 sampai dengan tanggal 17 September 2023.

Menurut Direktur Lalu lintas ( Dirlantas ) Polda Jatim,Kombes Pol M.Taslim Chairuddin,S.I.K,M.H dari hasil Analisa dan Evaluasi (Anev) yang dilakukan oleh Direktorat Lalulintas Polda Jatim, Operasi Zebra Semeru 2023 berhasil menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas dibandingkan 14 hari sebelum digelarnya Operasi Zebra ini.

“Dengan digelarnya Operasi Zebra Semeru 2023 ini, alhamdulillah kita berhasil menurunkan angka kecelakaan dijalan, dilihat dari 14 hari sebelum digelarnya Operasi Zebra dan 14 hari pada saat gelaran Operasi Zebra pada tanggal 4 sampai dengan 17 September kemarin,” jelas, Kombes Pol M.Taslim, Senin (18/9/2023).

Lebih lanjut, Kombes Pol M.Taslim mengatakan, dari data yang dimilikinya,jumlah kejadian kecelakaan dijalan menurun 9 persen.

Untuk kejadian kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia juga turun 28 persen, dibandingkan 14 hari sebelum Operasi itu digelar.

Jika selama 14 hari sebelum operasi itu digelar tercatat sebanyak 95 korban meninggal dunia namun pada saat operasi digelar turun menjadi 68 korban meninggal dunia

“Untuk korban luka ringan juga menurun ya, yang semula 14 hari sebelum digelarnya Operasi Zebra ada 1.468 dan alhamdulillah setelah digelarnya Operasi Zebra Semeru 2023 ini turun menjadi 1.335, selisihnya 133 korban, turun 9 persen,” paparnya.

Sementara itu, jika dilihat dari grafik saat digelarnya Operasi Zebra itu jumlah angka pelanggaran juga menurun drastis. .

“Untuk jumlah pelanggaran juga menurun 80 persen, dilihat dari 14 hari sebelum dan 14 hari sesudah digelarnya Operasi Zebra,” tambah Kombes Pol M.Taslim.

Ia menyebut sebanyak 1.786.046 pelanggar sebelum Operasi Zebra dan sebanyak 353.596 pelanggar selama Operasi Zebra.

“Jadi angka pelanggaran turun sebanyak 1.432.450 pelanggar lalulintas,” pungkasnya.

Diharapkan dengan digelarnya Operasi Zebra Semeru 2023 ini, masyarakat dapat lebih meningkatkan kesadaran saat berkendara di jalan, agar terhindar dari kejadian yang tidak di inginkan, seperti kecelakaan lalulintas atau pelanggaran di jalan. (Ariv)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kinerja Satreskrim Polres Sampang Diapresiasi LKPK, Dinilai Serius Berantas Kejahatan di Sampang

22 Juli 2026 - 11:12 WIB

Curanmor Kembali Teror Surabaya, Honda Beat Milik Warga Simokerto Hilang Saat Diparkir

22 Juli 2026 - 08:37 WIB

Prabowo Tunjuk Kuntadi Nahkodai Jampidsus Kejagung Melalui Keppres

22 Juli 2026 - 08:16 WIB

Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Air Bercampur Gas, Warga Dusun Karanganyar Geger

21 Juli 2026 - 18:19 WIB

Ancam Korban dengan Celurit, Tiga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Diciduk Polres Bangkalan

21 Juli 2026 - 17:46 WIB

Satreskrim Polres Lumajang Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Satu Sempat Kabur Usai Gasak Honda Beat di Depan Toko Kosmetik

21 Juli 2026 - 17:39 WIB

Trending di Curanmor
error: Content is protected !!