Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 6 Sep 2023 07:10 WIB ·

Kapolsek Simokerto Beri Penjelasan Terkait Meninggalnya AM


 Kapolsek Simokerto Beri Penjelasan Terkait Meninggalnya AM Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Misteri kematian seorang tahanan berinisial AM warga Arimbi yang ditangkap oleh sejumlah massa karena terlibat pencurian, mampu menuai kritikan dari pihak keluarga.

Pasalnya dalam hal ini AM usai diserahkan dan dibawa ke Mapolsek Simokerto, hanya selang dalam kurun waktu 2 jam, dirinya dinyatakan meninggal dunia.

Tentunya hal tersebut membuat pertanyaan besar dari pihak keluarga untuk menanyakan kejadian seperti apa yang telah dilakukan oleh aparat penegak hukum tersebut, hingga merenggut nyawa seseorang.

Bahkan pihak keluarga yang diwakili oleh Baihaki Akbar, SE SH datang ke Kantor Mapolsek Simokerto untuk menemui Kapolsek guna mengklarifikasi atas kematian AM.

“Kita miliki bukti, saudara kami saat diserahkan kondisinya baik baik saja, namun kenapa tiba-tiba saudara kami dikabarkan meninggal dunia,” urai Baihaki (6/10) setelah keluar dari ruangan dalam Kapolsek Simokerto.

Sementara itu, Kapolsek Simokerto Kompol Dwi Nugroho lantas memberikan keterangan memang betul saat itu AM diserahkan usai kedapatan melakukan pencurian dan diamankan oleh beberapa warga.

“Memang kondisinya saat diserahkan wajahnya terlihat pucat, untuk kondisi tangan diborgol itu kita sesuai SOP agar tahanan tidak melakukan tindakan diluar dugaan, lantas setelah kami periksa AM mengeluh sesak, mengetahui hal tersebut kami bergegas membawa ke RSUD Dr Soewandi” jelas Kapolsek Simokerto.

Namun kondisinya saat itu tidak tertolong saat pihak kepolisian membawanya ke RSUD, sementara itu petugas menganalisa perutnya terlihat kosong, dan mungkin kaget saat mendapatkan amukan massa.

Bahkan sebagai rasa pertanggungjawaban pihak kepolisian Mapolsek Simokerto segera datang ke rumah duka untuk memberikan bantuan untuk biaya pengajian tahlil di rumah duka. (Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Asosiasi Pedagang Kaki Lima Jombang Nyatakan Sikap Dukung Pemerintah dan Jaga Kamtibmas

30 Agustus 2025 - 12:36 WIB

Pembeli Tanah Masih Misterius, Nasib Petani Di Mojokerto Tak Menentu

30 Agustus 2025 - 12:31 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Gelar Bakti Sosial dan Jalan Santai bersama Dharma Wanita

30 Agustus 2025 - 09:13 WIB

Polres Mojokerto Gelar Doa Bersama, Santunan Anak Yatim dan Bakti Sosial Bersama Ojol dan Bentor

30 Agustus 2025 - 08:40 WIB

Polres Gresik dan Komunitas Ojol Bersatu, Sholat Gaib dan Doa Bersama untuk Almarhum Affan

30 Agustus 2025 - 08:31 WIB

Kapolda Jatim Kunjungi Petugas yang Luka Saat Amankan Unjuk Rasa di Grahadi

30 Agustus 2025 - 08:26 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!